Social Items

Tampilkan postingan dengan label Ilmu Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Olahraga. Tampilkan semua postingan

Skateboard atau papan luncur adalah indera yang digunakan pada permainan skateboarding atau lebih sering dianggap skateboard saja. Skate boarding sendiri termasuk olahraga berkendara dengan memakai sebuah papan luncur buat melakukan trik trik tertentu.

Sejarah Skateboard Lengkap: Pengertian, Sejarah, Teknik dasar, Peralatan,Peraturan dan Ukuran Arena
Skateboard

A. Sejarah Skateboard

Menurut sejarahnya, permainan skateboard hadir saat peselancar California mencari sesuatu yang bisa digunakan pada ketika nir terdapat ombak dipertengahan tahun 1940-1950. Kemudian, dia menemukan papan & dijadikan papan pertama yang diberi ban roller skate. Lalu, Frank Nasworthy. Tahun 1970, menciptakan roda skateboard yg berbahan polyurethane supaya orang yg badannya gemuk bisa menggunakan skateboard tadi. Sehingga, popularitas skateboard ketika itu semakin berkembang & banyak perusahaan yg memproduksi roda dengan desain spesifik untuk skateboard.

Selain itu, perkembangan desain bentuk dan bahan roda skate membuat para skater membangun trik atau gerakan gerakan baru. Seperti yg dilakukan oleh Ty Page, Bruce Logan, Bobby Piercy, Kevin Reed, dan Z Boys, mereka mulai membuat trik menggunakan meluncur di tembok vertikal kolam renang kosong, yg pada ketika itu, tahun 1976, California sedang kekeringan. Itulah yg sebagai dari mula ekspresi dominan vert pada skateboard.

Pada tahun 1980 an, skateboard mengalami perkembangan menggunakan banyaknya trik yg diciptakan dan lahirnya freestyle street karena banyak para skater yg nir mempunyai vert ramp. Kemudian, tahun 1990 sampai dengan kini , skateboard malah didominasi oleh street skating menggunakan bentuk papan berdasarkan bentuk papan dalam 1980 an. Untuk para skater, ada peringatan hari skateboard dunia yg dibentuk pada tahun 2004 oleh kelompok perusahaan skateboard menggunakan nama Go Skateboarding Day Peringatan ini dilakukan setiap tanggal 21 juni tiap tahunnya. Tujuannya merupakan buat memperkenalkan olahraga skateboard pada global.

Baca juga: Panjat Tebing: Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan dan Perlengkapan

B. Teknik Dasar

Untuk melakukan teknik dasar bermain skateboard, sebelumnya lakukan pemanasan supaya otot nir kram. Kenali pula papan skate yang akan digunakan menggunakan mengetahui bagian bagian skateboard, yaitu tail (bagian belakang skateboard) & nose (bagian depan skateboard).

Teknik dasar bermain skateboard ini adalah tic tac atau slalom, yaitu menggunakan papan skate hingga terasa nyaman. Baru ke teknik selanjutnya yg bernama allie atau melompat. Posisi badan pada saat meluncur harus benar, yaitu lurus menggunakan kaki kiri berada pada belakang & kaki kanan berada di tengah tengah. Untuk gerakan ollie yg dilakukan adalah menghentakkan bagian belakang papan dengan kaki yang belakang, lalu dibantu menggunakan menggeser kaki bagian depan menuju arah depan. Cara melakukan ollie adalah kaki kiri menekan tail & kaki kanan menendang ke bagian nose. Agar lompatannya tinggi, skater harus menekan bagian tail.

Kemudian, ada teknik kickflip, yaitu gerakan memutar 180 derajat memakai tendangan kaki. Ada teknik backside, yaitu melompat secara bersamaan dengan membalikkan badan. Ada juga teknik grind, yaitu memakai papan pada atas sebatang besi berbentuk bundar .

Baca juga: Judo secara lengkap: Sejarah, Teknik dasar, Peralatan, Peraturan dan Ukuran arena

C. Peralatan & Peraturan

Untuk olahraga skateboard, alat-alat & perlengkapan yg dipakai adalah papan luncur atau skateboard. Papan yg digunakan adalah papan yang mempunyai lebar 7,24 inci, 8 inci dengan panjang 30 inci, 32 inci. Papan tadi dibentuk dari kayu mapple yang terdiri dari 7-9 lapis yg direkatkan dengan lem, lalu dilem dan dipress, sehingga membangun lekukan atau concaves. Bentuk papan skate ini diilhami menurut bentuk kontemporer skateboard menurut freestyle tahun 1980-an, dengan lebar & bentuknya nisbi sempit & sangat simetris.

Roda dalam papan nisbi berbentuk kecil menggunakan tujuan agar terlihat lebih terperinci, roda dapat berputar lebih cepat, dan dapat membuat trik dengan mudah. Untuk berukuran roda yg umumnya digunakan merupakan 48-55 mm menggunakan tingkat kekerasan 97-101.

Selain itu, para skater yg akan bertanding menggunakan sepatu yg khusus dibentuk buat olahraga ini dengan desain alas yg datar (flat) dan lebar yg nyaman, serta ketika berdiri pada papan akan seimbang. Helm skateboard jua diharapkan supaya bisa melindungi ketua bila terjatuh. Helm yang dipakai khusus buat skateboard beratnya ringan. Begitu jua menggunakan pelindung siku dan lutut diharapkan pada ketika bermain skateboard.

D. Sistem Peraturan

Pada pertandingan skateboard, peraturan yang paling penting adalah menggunakan peralatan & perlengkapan skateboard dengan lengkap agar pada pada pelaksanaan pertandingan mampu meminimalkan terjadinya cedera yg parah, Teknik-teknik dasar harus dikuasai, sebagai akibatnya bisa menguasai teknik-teknik yg lainnya.

E. Ukuran & Gambar Lapangan

Sejarah Skateboard Lengkap
Lapangan skateboard

Untuk lapangan atau tempat bermain skateboard bisa dilakukan di vert ramp atau landasan buat melakukan trik skateboard. Karena skateboard adalah sebuah permainan, para skater yg tidak memiliki landasan atau vert ramp tak jarang melakukan aksinya di loka tempat generik, misalnya di taman.

Semoga goresan pena ini berguna

Terima kasih

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Sejarah Skateboard Lengkap: Pengertian, Sejarah, Teknik dasar, Peralatan,Peraturan dan Ukuran Arena

Dalam kata asing, panjat tebing diklaim jua rock climbing. Panjat tebing merupakan galat satu jenis olahraga alam bebas yg cukup menantang adrenalin, di mana para pemanjatnya haruslah orang yg berani dengan ketinggian buat menanjaki daerah yg umumnya berkontur batuan tebing.

Sejarah Panjat Tebing Lengkap
Panjat Tebing

Dalam olahraga ini, dibutuhkan jua teknik & alat-indera eksklusif buat menunjang keselamatan.

A. Sejarah panjat tebing

Dalam bepergian hayati manusia, panjat tebing adalah hal yg nir dapat dipisahkan berdasarkan kegiatan keseharian, sebelum majemuk ketenangan timbul seiring perkembangan zaman. Pada masa kemudian, pemanjatan tebing dilakukan dalam proses pengembaraan manusia menemukan wilayah tinggal atau melindungi diri menurut ancaman hewan buas. Berdasarkan hal tersebut, kemampuan insan pada melakukan panjat tebing adalah bagian dari adaptasi terhadap syarat alam.

Sejalan menggunakan karakter manusia yang getol bertualang dan mencapai kemampuan aporisma, dalam masa sebelum Perang Dunia 1, sekira tahun 1910, masyarakat Eropa mulai mengenal panjat tebing sebagai kegiatan yang dilakukan para tentara buat mencapai tebing-tebing menggunakan ketinggian eksklusif & dengan menggunakan alat-alat donasi. Peralatan yg dipakai adalah tali tebal, cincin kait (carabiner), & paku tebing (pitan) yg terbuat dari baja. Kala itu, pemanjatan tebing dilakukan pada rangka menaklukkan gunung-gunung es dengan mengusung pujian negara yang diwakili.

Di Indonesia, olahraga ini termasuk ke pada olahraga petualangan di alam bebas dan sudah dilakukan dari tahun 1960 sang TNI serta anggota pecinta alam mahasiswa. Dalam perkembangan olahraga ini, pada lepas 21 April 1988 berdirilah organisasi Federasi Panjat Gunung & Panjat Tebing Indonesia (FPGTI) yg mewadahi kegiatan generasi muda pada olahraga panjat tebing. Seiring menggunakan pemahaman yg berkembang, panjat tebing dipercaya sebagai divisi terpisah dari pendakian gunung. Oleh karena itu, FPGTI berganti nama menjadi FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia).

Dari tahun 1992, FPTI telah sebagai anggota organisasi panjat tebing internasional yang dikenal menggunakan Union Internationale des Association d Alpinisme (UIAA) dan sebagai organisasi yg diakui oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia. Pada tahun 1996, panjat tebing tergabung dalam galat satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahgara Nasional (PON).

B. Teknik Dasar Panjat tebing

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai teknik dasar panjat tebing.

  1. Tangan dan kaki merupakan tumpuan gerakan. Agar tidak cepat lelah, gunakan kaki sebagai tumpuan utama, bukan tangan.
  2. Perhatikan keseimbangan tubuh, hindari kaki kanan dan tangan kanan menjadi tumpuan secara bersamaan karena akan menimbulkan door effect.
  3. Gunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk menjaga keseimbangan pada poin-poin yang berlubang dan gunakan teknik cubitan tiga jari untuk poin yang kecil.
  4. Perhatikan prosedur keselamatan seperti posisi tali, kaitan pada cincin kait, dan simpul yang digunakan.

Selain beberapa hal di atas, pada teknik dasar perlu diketahui juga jenis pegangan dan aba-aba pemanjatan menjadi berikut.

  1. Pegangan biasa (open grip), merupakan pegangan berupa poin besar dapat menggunakan seluruh telapak tangan untuk memegang.
  2. Pegangan cubit (cling grip), merupakan pegangan poin kecil, sehingga memegangnya seperti mencubit.
  3. Pegangan vertikal (vertical grip), merupakan pegangan yang berbentuk vertikal yang dapat digunakan untuk menambah ketinggian melalui gerak dorongan tubuh.
  4. Pegangan lubang (pocket grip), merupakan poin besar yang memiliki lubang untuk pegangan tangan ditambah bantuan kekuatan jari telunjuk.
  5. Aba-aba memulai pemanjatan adalah mengatakan belay on dari pemanjat kepada belayer (orang yang mengamankan pemanjat dengan tali yang digunakan) dan dijawab on belay. Tanpa jawaban tersebut, seorang pemanjat dilarang melakukan pemanjatan.
  6. Aba-aba full dari pemanjat kepada belayer untuk mengencangkan tali dan aba-aba slag untuk mengendurkan tali.

Baca juga: Olahraga tinju lengkap: sejarah, teknik dasar, peralatan dan ukuran arena

C. Peralatan & Perlengkapan

Peralatan dan perlengkapan yang digunakan oleh pemanjat dan belayer-nya adalah alat-alat penjaga keselamatan. Berikut adalah alat-alat utama pemanjatan dinding tebing protesis.

  • Tali (tali yang digunakan haruslah tali kermantel dinamis, yaitu tali nilon yang dibungkus sulaman mantel dan memiliki kelenturan tertentu)
  • Helm (helm yang digunakan adalah helm khusus pemanjatan yang aman untuk tekanan jatuh dari ketinggian).
  • Harness (alat pengikat pinggang dan panggul yang digunakan untuk mengikatkan tali dan peralatan lainnya).

  • Carabiner (kunci kait yang terbuat dari logam dan telah mendapatkan izin standar keamanan dari UIAA).

  • Chalk bag (kantung tepung magnesium, tempat disimpannya magnesium untuk membuat tangan tidak licin).
  • Atlet diberi kesempatan untuk melakukan observasi jalur.
  • Medan pertandingan merupakan jalur pemanjatan yang telah ditentukan oleh panitia penyelenggara.
  • Penentuan pemenang dilakukan dengan sistem gugur pada setiap babak. Atlet yang cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan harus memberikan surat keterangan dari dokter atau tenaga medis.
  • Pada babak final. atlet yang bertanding dapat digantikan oleh atlet cadangan. Namun, atlet yang sudah digantikan tidak dapat menggantikan atlet lain.
  • Atlet tidak diperkenankan melakukan tindakan yang mengancam keselamatan diri maupun orang lain.

Baca juga: Olahraga Sepeda lengkap: sejarah, teknik dasar, peralatan dan ukuran lintasan

D. Ukuran & Gambar Lapangan

Medan pertandingan panjat tebing adalah dinding tebing protesis. Ketentuan ukuran dinding panjat protesis tertuang dalam aturan kompetisi panjat tebing FPTI pasal 25, yaitu tinggi dinding minimal 15 meter & aporisma 20 meter, lebar masing-masing bagian 5 meter, mempunyai overhang atau posisi miring minimal 20?, dinding mempunyai unsur 3 dimensi, tinggi roof minimal 2 meter.

Untuk kategori eksklusif misalnya boulder, lebar dan ketinggian dinding tidak selaras, ditambah lagi menggunakan letak posisi matras sempurna pada bawah dinding menggunakan ketebalan 30 cm. Selain spesifikasi dinding tebing, yang wajib diperhatikan sebagai area pertandingan adalah luas daerah dinding tebing yang menaruh jarak bagi belayer. Panitia pengambil gambar video, & juri penilai.

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Sejarah Panjat Tebing Lengkap: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan dan Perlengkapan

Ski air merupakan olahraga yang sanggup dimainkan pada atas air atau salju. Namun terdapat perbedaan dalam menurut keduanya. Dalam permainan ski air, pemain meluncur pada atas air dengan donasi speed boat yg menariknya. Sementara dalam ski salju, pemain meluncur pada atas salju dengan memanfaatkan kemiringan di lereng yang ditutupi salju.

Sejarah Ski Air Serta Teknik, Peralatan dan Perlengkapan
Ski air

a. Sejarah ski air

Sejarah olahraga ski air ini bermula pada tahun 1922. Seorang pria bernama Ralph Samuelson memakai 2 papan ski, kemudian menambahkan tali jemuran menjadi indera penariknya. Kegiatan ski air ini dia lakukan di sebuah danau bernama Danau Pepin yg terletak pada Minnesota. Olahraga ini sebagai sebuah perhatian banyak orang dan tidak usang lalu menjadi olahraga yg digemari masyarakat setempat. Olahraga ini terus berjalan selama beberapa tahun. Hingga dalam akhirnya, dalam tahun 1966, sebuah asosiasi bernama American Water Ski meresmikan Samuelson sebagai penemu pertama olahraga ski air. Lalu pada tahun 1972, olahraga ski air sebagai olahraga pameran di Olimpiade.

Baca juga: Bowling Lengkap: Sejarah,Teknik Dasar, Peralatan, Peraturan dan Ukuran Lapangan

b. Teknik Dasar Ski Air

Ski air dilakukan di air yang memiliki ke dalaman kurang lebih 10 meter. Pemain  ski memosisikan tubuhnya sedikit berjongkok atau dengan lutut ditekuk. Olahraga ini dibantu dengan menggunakan kapal yang menarik pemain untuk melaju mengarungi perairan. selain pemain dan pengemudi kapal, juga dibutuhkan seorang pengamat yang bertugas untuk mengamati permainan pemain ski, terutama jika pemain ski air terjatuh. Cara berkomunikasi antara pengamat dengan pengemudi kapal adalah dengan menggunakan sinyal tangan.

Kecepatan kapal yg menarik pemain ski air bervariasi, mulai menurut 22 kilometer per jam hingga 58 kilometer per jam. Kecepatan ini digunakan pada kelas slalom air. Kecepatan 72 kilometer per jam buat ski yg tanpa mengenakan alas kaki dan kecepatan 190 kilometer per jam dipakai dalam balap ski air. Penggunaan tali penarik jua bervariasi, tergantung pada olahraga & taraf keterampilannya.

Hal yang perlu diperhatikan dalam olahraga ski air adalah komunikasi antara pemain ski air menggunakan pengemudi kapal penarik. Keduaya harus saling memerhatikan satu sama Iain, terutama pengemudi harus melajukan kapalnya ke arah yang aman dan bebas dari lalu lintas kapal nelayan. Selain itu, seseorang pemain ski air juga harus memerhatikan keselamatan nyawanya, sekalipun bisa melakukan olahraga renang menggunakan baik. Selain itu, pemain sebaiknya nir melakukan trik yang berbahaya, terlebih apabila pemain ski air masih pada level pemula.

Baca juga: Semua tentang atletik: Lari jarak jauh, menengah, jarak jauh. lompat galah, lempar lembing dan lempar Cakram

c. Peralatan & Perlengkapan Ski Air

Selain membutuhkan persiapan fisik & mental, olahraga ski air jua membutuhkan alat-alat & perlengkapan, misalnya papan ski air yang disesuaikan menggunakan kebutuhan dan rompi atau jaket spesifik dipakai pada aktivitas olahraga air.

Kapal bermotor dengan ukuran kecil pun diharapkan dalam olahraga ini, yang berfungsi sebagai penarik dengan menggunakan media tali yg dipegang oleh pemain ski air. Peralatan & perlengkapan lainnya yg mendukung keamanan & keselamatan pemain ski air selama berada di air juga perlu diperhatikan.

D. Ukuran dan Gambar Arena Ski air

Arena yang dipakai buat olahraga ski air ini berlangsung pada waduk atau danau. Untuk panjang lintasan selama berlatih, pemain ski air tidak mematok jarak.

Semoga tulisan ini berguna

Terima kasih...

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Sejarah Ski Air Serta Teknik, Peralatan dan Perlengkapan

  1. Item yang paling dasar alat-alat untuk bermain rugby merupakan bola itu sendiri, kaos rugby (juga dikenal sebagai ?Jerseydanquot;), celana pendek, kaos kaki, pembalut ketua atau pelindung lain dan sepatu bot, yang mempunyai sol dengan paku kecil buat anti licin pada lapangan. Kancing bisa berupa logam atau plastik namun wajib tidak memiliki tepi-tepi yang tajam, pelindung yg keras tidak diperkenankan agar tidak melukai pihak lawan.

Peralatan Dan Lapangan Rugby
Rugby

A. Peralatan Rugby

Peralatan pelindung opsional telah diatur secara ketat. Item yg paling generik adalah penjaga ekspresi, yg digunakan oleh hampir semua pemain. Pelindung Iainnya item yg diijinkan termasuk peralatan pelindung ketua, tipis (tidak Iebih berdasarkan 10 mm tebal) non bantalan pundak kaku, & pelindung tulang kering, yg di bawahnya dipakai kaus kaki. Perban atau tape bisa dipakai buat mendukung atau melindungi luka-luka; beberapa pemain menggunakan pita di kepala buat melindungi telinga dalam scrums & rucks. Pemain wanita pula mengenakan alas dada. Jari sarung tangan (sarung tangan) memudahkan pemain dalam memegang bola.

1. Pakaian Pemain

Pemain rugby mengenakan sandang yang terbuat dari bahan jersey, celana pendek atau bisa juga training, kaos kaki, & sepatu boots.

Selain itu, pemain mesti memakai padding khusus yang diletakkan dalam kaos kaki, ankle supports, sarung tangan, shoulders pad, chest pads & dental protector. Pelindung atau pad ini diperlukan oleh pemain rugby pada beberapa bagian tubuh, seperti lutut dan dada, lantaran bisa terjadi cidera berfokus.

Baca juga: Cara bermain rugby

dua. Sejarah Seragam atau Kaos Rugby (Jersey)

Rugby School pada tahun 1839 pertama kali mengadopsi seragam. Semua pemain mereka memakai topi beludru merah selama pertandingan bahwa Ratu Adelaide, diperkirakan sudah menyaksikan. Topi beludru ini, bersama-sama menggunakan celana panjang putih dan kaos, menjadi diterima buat pemain menindaklanjuti meskipun masing-masing mengenakan warna favoritnya sendiri dan membawa moto pribadi pada kemejanya (setara menggunakan hari ini Tee-shirt jargon).

Pada tahun 1871 resmi pertama ?Kit? Terdiri dari kemeja biasa dan dasi kupu-kupu, menggunakan rompi tipis pada atas tugas berat & sepatu bot; peraturan memilih bahwa para pemain di sekolah rugby wajib mengenakan ?Celana sersi gelap, hitam dan kaos bergaris-garis merah & kaos kakidanquot; (Owen, 1955). Bahan termasuk?Bahan wol tenun & goni & atau kulit buat dukungan ekstra & memperkuat? (Adams, 2005).

3. Sepatu Boot

Pada awal sebelum kodifikasi sepak bola tidak terdapat diakui seragam atau dalam haI aturan tertulis. Pada tahun 1889 undang-undang termasuk pernyataan bahwa ?Tidak seorang memproyeksikan memakai paku, besi pelat, atau getah perca dalam bagian manapun berdasarkan boot akan diizinkan buat bermain dalam sebuah pertandingan.? Pada tahun 1910, ?Apabila giwang yang dikenakan, maka harus silindris, tidak kurang berdasarkan 3/4 inci diameter dan panjang apa pun tidak melebihi 1/2 diameter dan wajib diikat sang empat kuku.? Pada tahun 1926, ?Setiap giwang dipakai, harus kulit, melingkar & diikat oleh sekurang-kurangnya 3 kuku."

Karet juga dibubuhi dalam tahun 1948. Aluminium & setiap plastik disetujui pada tahun 1954. Pada tahun 1983 BS 6366: 1983 diperkenalkan.

Tidak diketahui tentang kapan tepatnya bermain sepatu boot khusus diperkenalkan tetapi kentara bahwa ini adalah pada awal abad ke-20. Hal ini dapat kita ketahui ada sebuah iklan menurut 1926 iklan Jerseys, celana, bola rugby & sepatu bot.

Dalam gambar di atas kita dapat melihat konstruksi dasar menurut sebuah boot rugby tahun 1950-an. Terbuat berdasarkan kulit menggunakan bulat pada bagian belakang menyembuhkan tali panjang sebagai akibatnya sanggup melewati sekitar pergelangan kaki & juga di kurang lebih kaki sendiri buat mengamankan boot ke kaki & menghindari kemungkinan itu akan terjadi cidera ketika menjalankan aksi. Bawah boot logam umumnya mempunyai 6 studs (cleat), empat di bawah bagian depan kaki & dua pada bawah menyembuhkan seragam.

Semua pemain menggunakan topi beludru merah. Topi beludru ini, dikenakan dengan celana panjang putih dan kaos. Saat ini cap telah mengalami perubahan yg sinifikan dan sesuaikan menggunakan kegunaannya.

Baca pula:

  • Sejarah rugby dan perkembangannya di indonesia
  • Pelanggaran aturan permainan rugby

4. Sejarah Bola Rugby

Bola rugby dibuat menurut kulit atau bahan sintetik yang serupa lainnya yang mudah untuk pegangan dan nir mempunyai tali sepatu. Rugby balls are made in varying sizes (3, 4, or 5) for both youth and adult players. Bola rugby dibuat pada banyak sekali berukuran (3, 4, atau lima) buat kedua pemain muda & dewasa. Seperti bola, bola rugby berbentuk oval, tetapi yg bulat dan kurang memilih dari bola buat memperkecil terpental tidak menentu kita Iihat dalam sepak bola.

Richard Lindon (1816-1887) dan William Gilbert (1799-1877) mulai membuat bola buat sekolah rugby keluar berdasarkan dijahit tangan, empat-panel, casing kulit dan babi ?Kandung kemih. Kedua Ielaki yg dimiliki sepatu boot dan membuat usaha rugby terletak dekat menggunakan sekolah. Awalnya, bisnis Gilbert terletak pada 19 High Street & Lindon tinggal di sebelah menjadi seseorang pemuda pada angka 20. Jalanan Tinggi dipimpin eksklusif pada sekolah rugby quad masuk yang mana anak-anak bermain sepak bola (quad bola) sebelum sekolah rugby diperoleh dengan lapangan bermain.

20 High Street William Gilbert dalam tahun 1842 memindahkan toko berdasarkan 19 High Street pada Rugby sampai 5 St Matthews Street yang berada sempurna di seberang lapangan bermain Rugby Sekolah, yg dikenal menjadi ?Close?.

Mereka mengalihkan keterampilan pembuatan bola-bola buat anak-anak dari sekolah Rugby & pada tahun 1850-an William Gilbert & Richard Lindon, merupakan dua pemasok primer bola ke anak-anak di Rugby School.

5. Bentuk dan Ukuran Bola Rugby

Sebenarnya itu adalah bentuk kandung kemih babi yang populer telah memberikan bola rugby Ionjong khas itu bentuk bola meskipun hari-hari itu Iebih prem bentuk berdasarkan oval. Bola juga bervariasi dalam berukuran pada awalnya, tergantung pada seberapa akbar kandung kemih babi itu.

Pada awal percobaan mereka meminta relawan buat melakukan penggelembungan bola dan bukan pekerjaan yg menyenangkan lantaran kandung kemih babi-babi itu akan diledakkan ketika masih sangat bau.

Tidak terdapat catatan kapan bola menjadi kurang bundar dan Iebih lonjong bentuknya, tapi terdapat surat keterangan pada sekolah Tom Brown Days oleh Thomas Hughes, seorang anak Iaki-laki menurut sekolah rugby, yang memberitahuakn bahwa bola sudah menjadi Iebih berbentuk lonjong saat permainan seharusnya berlangsung.

6. Membuat Bola

Pada tahun 2004 IRB Hukum dua menyatakan:

  1. Bola harus oval dan terbuat dari empat panel. Panjang sejalan 280-300 milimeter keliling (ujung ke ujung) 740-770 milimeter, lingkar (lebar) 580-620 milimeter.
  2. Bahan: kulit atau bahan sintetik cocok. Mungkin diobati untuk membuatnya tahan air dan lebih mudah untuk mencengkeram.
  3. Berat: 410-460 gram.
  4. Tekanan udara di awal bermain: 65,71-68,75 kilopascals, atau 0,670,70 kilogram per sentimeter persegi, atau 9,5-10,0 lbs per square inch.

Baca Juga: Semua Tentang Atletik: Lari jarak Pendek, Menengah, Jarak jauh, lempar lembing,lompat galah dan lempar cakram

B. Lapangan Rugby

Rugby dimainkan di lapangan, yang disebut pitch, yang lebih panjang & Iebih Iebar menurut lapangan sepak bola. Lebih seperti lapangan sepak bola. Tipikal pitch adalah 100 meter (110 meter) panjang 70 meter (75 meter) Iebar. Selain itu, ada zona akhir 10-22 meter, yang dianggap-tujuan di daerah, di belakang tiang gawang. Tiang gawang merupakan "H"salib berbentuk bar terletak pada garis gawang dan berukuran yang sama seperti tiang gawang sepak bola Amerika.

Lapangan Rugby

Tries merupakan mencetak antara garis gawang, dan bola mangkat baris. Dalam rugby tiang gawang adalah berbentuk H, & terdiri dari 2 kutub, 5.6 m terpisah, dihubungkan dengan palang horisontal tiga meter pada atas tanah. Tidak seperti olahraga Iainnya tidak ada penjaga gawang, dan bagian bawah palang tidak mempunyai arti spesifik, meskipun mencoba mencetak gol di antara atau dekat dengan posting menciptakan konversi yang lebih gampang.

Semoga tulisan ini berguna, Terima kasih

Daftar Pusataka

Sulistyowati, 2019. Mengenal Olahraga Rugby. Semarang, Mutiara Aksara

Peralatan Dan Lapangan Rugby

A. Asal Mula Rugby

Rugby merupakan permainan yg menyerupai sepak bola yg dimainkan oIeh orang Yunani Kuno bernama Episkuros. Perancis menyebutnya ?La Soule? Atau ?Chole? (yang kasar & kekasaran permainan cross country). Inggris bermain permainan ?Fute? Bola selama 1100. Sekolah berasrama Inggris telah menyebarkan varian permainan mereka sendiri dan menciptakan Liga Rugby, misalnya Eton Wall Game.

Sejarah Rugby Dan Perkembangan Rugby Di Indonesia
Rugby

Pada tahun 1750 dan 1859 permainan sepak bola yg dimainkan di Rugby School diperbolehkan memegang bola, namun tidak diperbolehkan buat berlari menggunakan membawa bola pada tangan mereka ke arah tujuan. Tidak ada batasan tetap jumlah pemain tiap sisi dan kadang-kadang terdapat ratusan pemain yg mengambil bagian pada permainan, mereka bergulir sangat akbar. Hal ini mengakibatkan luka dan cedera para pemainnya.

Antara tahun 1859-1869 permainan ini mengalami perubahan, pada mana perubahan ini pada awali sang insiden yg terjadi pada Rugby School Inggris. Adalah William Webb Ellis seseorang mahasiswa pada Inggris telah melanggar peraturan setempat dengan berlari ke depan dengan bola pada tangan dalam sebuah pertandingan pada tahun 1823. Tetapi pelanggaran yg dilakukan Ellis tidak menerima protes menurut pemain-pemain yang lain.

Jenis permainan sepak bola di Rugby School ketika itu nir misalnya sepak bola kini ini, tapi permainan dengan aturan adonan antara sepak bola dan rugby. Dalam aturannya memegang bola tidak boleh kecuali bola melayang dan pemain diperbolehkan menangkap bola tersebut. Setelah menangkap bola, beliau akan berdiri diam, begitu pula seluruh pemain lain, dan memiliki pilihan buat menendang bola ke mana pun atau meletakkannya pada tanah dan menendang ke gawang.

Perlu dicatat bahwa pada hari-hari pada Sekolah Umum Inggris murid-anak didik seringkali berbagi peraturan mereka sendiri buat permainan sepak bola yg mereka mainkan. Pada tahapan berikutnya justru muncul pemikiran buat mengembangkan suatu pola permainan baru, yg membolehkan menangkap & membawa bola menggunakan tangan misalnya yg dilakukan William Webb Ellis ketika itu. Inilah yang lalu popuier dengan sebutan The Rugby Game.

Tak usang sesudah itu Victoria tetapkan peraturan tertulis buat olahraga yang semula hanya melibatkan konvensi lokal, & anak laki-laki menurut Sekolah Rugby membentuk peraturan yang pertama ditulis buat versi olahraga mereka pada tahun 1870. Pengaruh ketua sekolah Rugby?S Dr. Thomas Arnold mulai dirasakan di seluruh sekolah berasrama lain, dan penekanannya dalam olahraga sebagai bagian menurut pendidikan yang seimbang secara alamiah mendorong adopsi generik anggaran rugby di seluruh negeri & akhirnya global.

Baca juga:

  • Peralatan dan lapangan rugby
  • Cara bermain rugby

B. Sejarah Rugby di Indonesia

Adu bodi memperebutkan si bola elips, inilah olahraga yang paling muda masuk ke Indonesia bernama rugby.

Rugby merupakan olahraga yang terkenal di Amerika Serikat dan berasal berdasarkan Inggris. Olahraga yg populer keras ini sangat begitu terkenal & poly ditonton oleh warga negara Paman Sam tersebut. Olahraga Rugby merupakan jenis olahraga yg pula memakai bola, akan namun berbentuk elips dan bola tadi boleh dipegang & sanggup terus dibawa hingga ke loka yg dituju. Rugby dikatakan olahraga keras & mengerikan karena olahraga ini boleh melakukan apa saja buat menghentikan pemain Iawan yang sedang membawa bola entah itu menangkap badan atau kakinya, menabrak badannya dan pula menindih tubuh Iawan tadi.

Rugby pertama kali diperkenalkan ke Hindia Belanda, selama masa penjajahan. Pada tahun 1983, tercatat ada empat club sepak bola Rugby pada dalam negeri dalam waktu itu, yaitu International Sports Club (terdiri dari pengusaha) yang berbasis pada Jakarta, yg berbasis di Kalimantan (sebagian besar dari Perancis), berbasis di Bandung, dan sebuah club kapal Angkatan Laut AS. Club-club tersebut masih mempunyai jarak & latar belakang yang jauh dan tidak sama. Konon permainan ini hilang pada tahun 1986, selesainya Indonesia berpartisipasi pada Hongkong. Namun, dengan bantuan beberapa negara misalnya Australia, Selandia Baru, Malaysia, dan Singapura, permainan dihidupkan balik pada tahun 2004.

Rugby union pada Indonesia adalah olahraga yang relatif terkenal, sejak beberapa dekade, dan yg telah mengalami fluktuasi pada keberhasilannya. Saat ini terdapat kurang Iebih enam ratus pemain yang terdaftar. Indonesian Rugby Football Union (IRFU) adalah anggota dari IRB (International Rugby Board) & Asia Rugby Football Union.

Meskipun secara tradisional dipandang sebagai provinsi persemakmuran ekspatriat, permainan telah menciptakan langkah-langkah pada kalangan penduduk pribumi. Seperti poly negara-negara kecil bermain pada lebih kurang mak kota Jakarta. Hal ini seringkali diselenggarakan oleh banyak sekali multisport club. Namun Indonesia sendiri belum sanggup menyebarkan olahraga ini dengan baik, hingga dalam akhirnya nir ada bunyi Iagi untuk jenis olahraga ini.

Asosiasi Pengembang Rugby Indonesia yg pula dikenal menggunakan Indonesian Rugby Football Union (IRFU) merupakan organisasi non profit resmi yang dibentuk sang sekelompok pencinta rugby pada tahun 2004 yg bertujuan buat membuatkan

olahraga rugby di Indonesia. Pada tahun 2004, IRFU telah berhasil mendapatkan pengakuan & keanggotaan IRFU berdasarkan badan Rugby Internasional yang dianggap menggunakan International Rugby Board (IRB). IRFU juga sudah tercatat sebagai anggota menurut Asian Rugby Football Association (ARFU) dan juga anggota International Rugby Board (IRB) dari tahun 2005.

Pada RUPS tanggal tiga Agustus 2007 terbentuk kepengurusan Indonesian Rugby Football Union (IRFU), adapun stuktur kepengurusan tersebut adalah sebagai berikut:

Presiden : Andrew Nugroho

Ketua : Stephen Barber

Wakil Ketua : Mark Manderson

Sekretaris : Bill Ryan

Bendahara : Febryani

Anggota:

  • Fikri AI Azhar
  • Geoff Atkinson
  • SimonChambers
  • Denny
  • Rodney Holt
  • Daniel Nugroho
  • Alan Nye
  • Bobby Orlando
  • Andrew Vater

Hingga kini di Indonesia telah tercatat memiliki Club rugby yang bermateri inti pemain-pemain Indonesia. Semua club-club rugby pada Indonesia dibawah naungan ISCI. (International Sports Club Indonesia). CIub-club rugby pada Indonesia hingga saat ini adalah:

  • Jakarta-Jakarta Banteng
  • Bandung-New Guinea
  • Halmahera-Gosowong Barbarian
  • Soroako-Inco
  • Papua-Banti Menaga
  • BaIi-Stiff Chilli
  • Bali-Development
  • Papua-Koteka
  • Balikpapan-Bears
  • Jakarta-ISCI Komodos
  • Jakarta-ISCI Samurai
  • Sangatta Hornbils
  • Sumbawa Naga-Aceh, dan Iain Iain.

Kompetisi-kompetisi reguler yang diadakan di Indonesia merupakan Jakarta Tens di Jakarta kurang lebih bulan Mei & Bali International Tens di Bali sekitar bulan September-Oktober & juga Sangatta Tens setiap bulan Maret. Selain itu pula ada Jakarta Rugby Series yang adalah pertandingan rugby antarklub pada Jakarta & Bandung.

Pada skala internasional, Indonesia sudah mengirimkan team rugby nasionalnya dalam SEA Games 2005 pada Manila, di mana rugby sebagai pertandingan eksibisi. Indonesia pula aktif dalam mengikuti turnamen tahunan divisi 6 Asia (Asian Nation Series Division 6 Rugby Tournament) semenjak 2006. Tahun 2007 kemarin Indonesia berhasil memenangkan turnamen ini melawan Kamboja, Laos, & tuan rumah Brunei Darussalam. Pada tahun 2008 Indonesia menjadi tuan rumah beserta Kamboja dan Laos pada format baru turnamen rugby di Asia.

Pengakuan berdasarkan KONI pertama sekali didapatkan pada tahun 2005 melalui surat resmi menurut Bapak Agum Gumelar (kepala KONI waktu itu) mengantar tim rugby Indonesia ke SEA Games 2005 di Manila. Pengurus Rugby Indonesia pula sudah bertemu Ibu Rita Subowo pada akhir tahun 2007 buat mengungkapkan perkembangan rugby. Pertandingan Bali International Tens Tournament tahun 2007 Ialu juga dibuka secara resmi oleh perwakilan KONI, Bapak Ngapino.

Program lain IRFU buat tahun ini merupakan perkenalan rugby ke sekolah-sekolah. Program yg bertujuan buat memperkenalkan rugby pada lingkungan sekolah pada Indonesia ini mendapatkan dukungan dari pemerintah Australia melalui AusAID yg membiayai seseorang instruktur rugby berdasarkan Australia selama 18 bulan. Sampai saat ini, acara ini diikuti sang Pondok Pesantren Darunnajah, SMA NotreDame, dan SMA Al Azhar, Sekolah Menengah Atas Cendrawasih, SMA Pelita Harapan & pada strata Perguruan tinggi merupakan Universitas Al Azhar.

Keinginan yang kuat buat berbagi olahraga rugby ini membuat mereka mengadakan promosi mulai menurut sekolah, universitas, dan pondok pesantren. Promosi yang dilakukan nir hanya penerangan mengenai rugby saja, namun terdapat beberapa gerakan atau teknik yang diperagakan saat promosi secara langsung. Dan yg penting dalam rugby bukan hanya sekadar adu badan saja, namun tujuan dan inti berdasarkan olahraga rugby merupakan menjunjung tinggi persaudaraan dan kebersamaan.

Baca juga: Pelanggaran aturan permainan rugby

Semoga tulisan ini berguna

Terima Kasih

Daftar Pusataka

Sulistyowati, 2019. Mengenal Olahraga Rugby. Semarang, Mutiara Aksara

Sejarah Rugby Dan Perkembangan Rugby Di Indonesia

Squash

Pada tulisan kali ini akan dibahas mengenai olahraga squash, semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah sumber literatur atau referensi buat pembaca..

Olahraga squash dimainkan hampir sama dengan olahraga tenis, memukul bola dengan menggunakan sebuah raket. Perbedaannya adalah jika tenis memantulkan dari pemukul bola satu yang berada di depan pemukul lainnya, sedangkan pada olahraga squash bola dipantulkan dengan cara dipukulkan ke arah tembok. Pantulan dari tembok ini akan diterima oleh lawan lainnya yang berdiri di sampingnya.

Squash: Pengertian, Sejarah, dan Cara Bermain
squash

Permainan ini dimainkan oleh dua orang yang berlawanan dalam sebuah ruangan tertutup. Pemberian skor ditentukan oleh seorang pemain yang gagal mengembalikan bola dari lawannya atau melakukan kesalahan. Salah satunya memukul bola hingga keluar atau out dan menerima bola yang sudah memantul sebanyak dua kali atau lebih. Olahraga ini terdiri dari lima set, kecuali jika salah seorang pemain telah memenangkan 3 set secara terus-menerus, maka dialah pemenangnya.

Baca juga:Tenis Lapangan Lengkap: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan, Peraturan dan Ukuran Lapangan

a). Sejarah

Cabang olahraga squash merupakan salah satu olahraga yang berasal dari negara lnggris. Olahraga squash mulanya dimainkan pada tahun 1800 an, tepatnya di Fleet Prison, London. Awalnya, squash dimainkan dengan cara memantulkan bola ke arah dinding. Kemudian pada 1830, beberapa anak memainkan bola tenis ke dinding dengan berbagai variasi pukulan sebagai pemanasan. Penamaan squash sendiri diperoleh dari kata squishiness yang berarti memantul mantulkan bola ke tembok.

Terdapat dua macam sistem penilaian, yaitu sistem penilaian tradisional dan sistem Amerika. Pada sistem tradisional, pemain yang melakukan pukulan pertama atau serve berhak mendapatkan skor, apabila lawan tidak berhasil mengembalikan bola. Sistem ini seringkali digunakan dalam pertandingan internasional. Dalam sistem ini, skor pemenang adalah jika sudah mencapai angka 9. Sementara itu, sistem Amerika menegaskan bahwa pemenang setiap rally berhak mendapatkan angka, tanpa melihat apakah dia melakukan serve terlebih dahulu atau tidak. Dalam sistem ini, pemain yang menang adalah yang sudah mencapai skor 11.

Baca Juga: Semua Tentang Atletik: Lari jarak Pendek, Menengah, Jarak jauh, lempar lembing,lompat galah dan lempar cakram

b). Teknik Dasar

Berikut beberapa teknik dasar yang digunakan dalam olahraga ini.

  • Drive
  • Lab
  • Volley
  • Drop
  • Boast
  • Servis

c). Peralatan dan Perlengkapan

Peralatan yang digunakan dalam olahraga ini adalah kostum yang nyaman dikenakan, hampir sama dengan olahraga tenis lapangan pada umumnya. Sepatu yang dikenakan adalah sepatu yang khusus digunakan dalam ruangan tertutup atau indoor. Kemudian, bola yang digunakan pun berbeda dengan yang digunakan pada olahraga tenis lapangan. Peralatan lainnya adalah raket yang terbuat dari bahan titanium.

d). Sistem Peraturan

Pertandingan squash dimainkan dengan sistem kompetisi yang menggunakan bola squash titik 2. Sementara sistem penilaiannya menggunakan sistem rally point. Jika suatu permainan menggunakan sistem three winning set, pemain yang pertama kali mendapatkan skor 11 dinyatakan menang dalam set tersebut. Akan tetapi, jika skor mengalami imbang 10-10, maka salah satu pemain harus bisa mendapatkan 2 skor lagi.

Permainan dengan menggunakan sistem three winning set dilakukan dalam waktu 50 menit. lika permainan belum selesai meskipun waktunya lebih dari 50 menit, maka pemain dengan skor lebih unggul yang dinyatakan sebagai pemenang.

Ketentuan lainnya adalah pemain yang akan bertanding diwajibkan hadir lima menit sebelum pertandingan dimulai. Jika pemain datang terlambat atau melebihi dari waktu yang ditentukan, pemain tersebut dianggap kalah walk out (WO). Setiap pertandingan diberikan kesempatan untuk dilakukan pemanasan terlebih dahulu selama lima menit. Jika menggunakan sistem waktu 50 menit, maka total waktu yang digunakan untuk bertanding sebanyak 4-5 menit atau 42 menit, jika diberlakukan istirahat di antara set.

Kewajiban lainnya yang perlu diperhatikan adalah setiap pemain wajib mengenakan sepatu yang bersih dan khusus untuk ruangan indoor. Hal ini bertujuan agar sepatu tidak meninggalkan noda hitam pada lantai lapangan.

Baca juga: Bulu Tangkis Lengkap: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan, Peraturan dan Ukuran Lapangan

e) Ukuran dan Gambar Lapangan

Ukuran lapangan squash memang terbilang kecil dan biasanya dapat ditemukan dalam sebuah pusat kebugaran modern dengan fasilitas olahraga yang lengkap. Ukurannya yang hanya 9,75 meter x 6,4meter ini pun dapat membantu penggunanya dalam membakar kalori.

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Squash: Pengertian, Sejarah, dan Cara Bermain

Pada tulisan kali ini akan di bahas tentang bagaimana cara bermain Rugby,  semoga dengan adanya tulisan ini dapat menambah wawasan dan referensi anda tentang olahraga Rugby.

Cara Bermain Rugby
olahraga Rugby

A. Cara Bermain Rugby

Rugby dimainkan dengan cepat, dengan sedikit penghentian dan berkesinambungan perubahan kepemilikan. Semua pemain di Iapangan, tanpa memandang posisi, harus mampu berlari, lulus, menendang, dan menangkap bola. Demikian juga, semua pemain juga harus mampu menangani dan membela, membuat setiap posisi kedua ofensif dan defensif di alam. Tidak ada pemblokiran dari Iawan seperti dalam sepak bola, dan hanya ada lima substitusi per game diperbolehkan untuk setiap tim. Pada decade ini, rugby dianggap sebagai olahraga keadilan gender sekitar 25% dari semua pemain di Amerika Serikat adalah perempuan.

1. Dimulainya Pertandingan

Seperti di sepak bola Amerika, rugby dimulai dengan tendangan ke lawan dari tengah lapangan. Asalkan perjalanan bola di luar garis 10 meter, setiap pemain dari kedua tim dapat merebut bola.

2. Durasi Permainan

Lamanya permainan Rugby adalah 90 menit, sudah terbagi menjadi time lost, extra time, dan special conditions. Sekali permainan di bagi menjadi dua, yang lamanya tidak lebih dari 40 menit. Setelah setengah waktu permainan, tim berganti tempat. Ada interval waktu tidak lebih dari 10 menit. Lamanya interval ini ditentukan oleh organiser.

3. Time Lost/Berhenti Sementara

Kondisi ini ditentukan karena:

  1. Cedera. Wasit harus menghentikan permainan selama 1 menit untuk mengganti    pemain.
  2. Pakaian. Jika bola mati, maka wasit dapat memberi waktu bagi para pemain untuk membenahi pakaian mereka, seperti mengganti padding, sepatu, dan sebagainya.
  3. Pergantian pemain. Waktu khusus dibutuhkan jika ada pergantian pemain.
  4. Laporan foul play dari touch judge. Permainan dihentikan sementara karena ada laporan foul play.

Baca juga:

  • Peralatan dan lapangan Rugby
  • Sejarah rugby dan perkembangannya di indonesia

4. Pemain

Masing-masing pihak terdiri dari 13-15 pemain, terdiri dari pemain depan dan pemain belakang tugas utama adalah mengontrol dan menggiring bola ke depan. Sebanyak tujuh pengganti (pemain cadangan) yang diizinkan untuk pertandingan internasional. (Ada juga tujuh dan 10 pemain versi rugby union, bermain hampir secara eksklusif di turnamen.)

Biasanya pertandingan akan berlangsung selama 2 kali 40 menit. Diawali dengan sebuah tendangan awal dari tengah lapangan. Demikian juga kalau terjadi gol, atau permulaan babak kedua.

Para pemain berusaha mengirim bola sampai menyentuh garis gawang atau di atas garis bola mati. Pertandingan dimulai kembali oleh regu lawan dengan melakukan tendangan sesudah gol, atau sebuah tendangan pendek sesudah percobaannya gagal.

Perebutan bola biasanya terjadi oleh pemain depan, dan harus dilakukan dalam jarak 9,15 meter dari garis sentuh atau setengahnya dari garis gawang. Bola dimainkan lurus dari “terowongan” oleh gelandang perebut bola yang bukan penyerang.

Pemain deretan depan tidak boleh mengangkat kakinya, sampai bola diletakkan dan tidak boleh memukulnya. Kalau bola sudah masuk ke garis sentuh, permainan diulang kembali.

Mereka yang mendapat tugas harus cepat-cepat ke depan, lalu menjatuhkan bola dan meletakkannya di tanah. Setelah itu boleh ditendang dengan segala cara. Seorang lawan harus memperhatikan gerak geriknya.

Para pemain harus tetap di belakang bola, ketika teman sendiri sedang mengontrol atau menguasai bola. Jika mereka mendahului bola, dianggap office dan tidak dibenarkan bermain sebelum kembali pada posisinya.

Suatu kerumunan adalah perebutan bola yang diperintahkan oleh wasit, mungkin karena suatu pelanggaran. Pemain depan dari kedua regu saling berhadapan dalam posisi bertemu bahu. Sementara masing-masing rekan berpautan untuk bertahan di belakang mereka. Tujuan kerumunan adalah untuk menguasai bola, baik dengan cara mendorong regu musuh atau memberikan lemparan dengan kaki melalui kerumunan itu kepada seorang pemain tengah belakang. Tidak seorang pun bisa menyentuh bola dengan tangan sebelum bola keluar dari kerumunan.

Baca Juga: Semua Tentang Atletik: Lari jarak Pendek, Menengah, Jarak jauh, lempar lembing,lompat galah dan lempar cakram

B. Posisi dalam Permainan Rugby

Sebenarnya dalam satu tim rugby terdiri dari 20 pemain terdiri dari tujuh belas pemain depan dan tiga pemain belakang. Sekitar tahun 1875, jumlah pemain dalam tim berkurang menjadi lima belas (delapan pemain depan dan tujuh pemain belakang).

Sebuah tim rugby memiliki 15 pemain di lapangan permainan, baik sepak bola Amerika dan sepak bola ada 11 pemain pada setiap tim. Dalam rugby, setiap tim diberi nomor yang persis sama. Jumlah masing-masing pemain menandakan posisi pemain. Pemain bernomor 1-8 adalah ke depan, biasanya yang lebih besar, pemain kuat dari tim yang pekerjaan utama adalah untuk memenangkan kepemilikan bola.

Para pemain ini sama dalam ukuran dan kemampuan sebagai American Football linebacker dan gelandang. Pemain bernomor punggung 9-15 adalah pemain yang cenderung lebih kecil, lebih cepat, dan lebih lincah. Peran utama mereka adalah untuk mengeksploitasi kepemilikan bola yang dimenangkan oleh ke depan, mirip dengan peran sepak bola Amerika berjalan punggung, wide receiver dan quarterback.

Nama-nama pemain, posisi dan nomor dikenakan baju, ini sesuai dengan aturan International Rugby Board (IRB).

Para pemain biasanya memiliki posisi sebagai berikut nama dan nomor bagian depan 1-8 dan bagian belakang 9-15:

  1. Prop (loose head)
  2. Hooker
  3. Prop (tight head)
  4. Lock
  5. Lock
  6. Flanker
  7. Flanker
  8. Number 8
  9. Scrum half
  10. Outside half or stand off or Hy half
  11. Left wing
  12. Left centre or inside centre
  13. Right centre or outside centre
  14. Right wing
  15. Full back

C. Tahap-tahap Pertandingan Rugby

1. Officials

Dalam pertandingan olahraga sudah pasti ada Match Officials, para penentu pertandingan. Olahraga Rugby terdiri dari seorang wasit dan dua orang Touch Judges (dalam sepak bola adalah hakim garis). Additional persons, adalah pemegang kekuasaan pada Match Organisers termasuk wasit dan pengganti Touch Judges, seorang official untuk membantu wasit menentukan keputusan dengan peralatan teknologi, time keeper, team dokter, dokter kepala, anggota di luar tim, dan ball persons.

Ada satu wasit dibantu oleh dua hakim, yang menandai bila mana bola pergi ke luar dalam permainan, menghukum tendangan pada tujuan dan memberitahu wasit dari permainan kotor atau curang.

2. Playing A Match

Pertandingan rugby dimulai dengan satu kali tendangan kickoff. Setelah itu, beberapa pemain memperebutkan bola dan berlari. Pemain dapat melempar atau menendang bola pada pemain lainnya, atau memberikan bola. Selain itu, bola mesti dipantulkan, dipegang selama berlari, atau diperebutkan. Untuk tetap memegang bola, pemain boleh jatuh di atasnya, melakukan scrum, ruck, maul, atau lineout.

Untuk mencetak gol, pemain harus memantulkan bola terlebih dahulu di depan gawang. Tentu saja setiap pemain harus tunduk pada aturan permainan. Karena berlaku juga Kartu Merah dan Kartu Kuning.

3. Ruck

Kondisi di mana satu tim mengadakan kontak fisik yaitu berkumpul untuk berebut bola. Paling tidak satu pemain berpasangan dengan lawan. Ini bukan foul play.

Ruck diperbolehkan saat bola di tanah, kemudian bola dilemparkan oleh wasit, yang diperebutkan oleh dua pemain. Mereka saling memperebutkan bola dengan satu tangan, hanya pada sekeliling tubuh lawan. Pada saat melakukan ruck, pemain tidak boleh melempar bola dengan cara menendang atau melompat. Tindakan ini membahayakan pemain lainnya. Selain bisa dianggap sebagai pelanggaran. Sewaktu membuat formasi ruck, pemain juga tidak boleh menjatuhkan diri di atas bola untuk memperebutkan bola.

Di daratan amerika dan eropa, rugby salah satu olahraga yang sangat terkenal. Sejak kecil, anak-anak di sana sudah dilatih bermain rugby. Banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari bermain rugby di antaranya:

  1. Menanamkan kerja sama yang baik
  2. Memahami strategi
  3. Menanamkan sportifitas
  4. Tanpa disadari permainan ini mendewasakan diri kita dalam bersosialisasi dengan orang lain.
  5. Pergerakan Bola

Ada menghalangi di rugby. Rugby tidak memiliki down, dan sebuah tim tidak diperlukan untuk mencapai 10 meter dan berhenti. Bermain kontinu seperti sepak bola. Orang dengan bola memimpin serangan. Dalam rugby ada beberapa cara untuk memindahkan bola. Setiap pemain dapat membawa, lulus atau menendang bola. Bermain tidak berhenti dan terus berlanjut ketika bola menyentuh tanah atau ketika seorang pemain ditangani. Pembawa bola harus melepaskan bola ketika ditangani dan gulung keluar dari rupa sehingga pemain lain di kaki mereka dapat bermain bola.

Running: Saat menjalankan bola, pemain dapat terus betjalan sampai mereka ditangani, melangkah keluar dari batas atau berjalan di luar garis gawang. Jalankan pemain bola untuk maju ke garis gawang lawan.

Passing: Bola mungkin akan dilewatkan ke pemain Iainnya. Namun, hal itu mungkin hanya dapat melewati menyamping atau ke belakang, tidak pernah maju. Pemain bola untuk melewati rekan satu tim terbuka untuk menyimpannya dalam permainan dan Iebih maju itu.

Kicking: Setiap pemain dapat menendang bola ke depan pada setiap saat. Setelah menendang bola, pemain dari kedua tim, terlepas dari apakah atau tidak bola menyentuh tanah, dapat memperoleh kepemilikan. Pemain biasanya menendang bola ke rekan satu tim dalam upaya untuk memajukan atau ke tim lawan untuk mendapatkan bantuan dari posisi lapangan miskin.

D. Sistem Perolehan Angka

Tujuan permainan ini adalah untuk mencetak lebih banyak poin daripada lawan. Ada beberapa metode atau cara dalam  menentukan scoring points pada permainan ini.

Berikut penjelasan nya:

  1. Nilai 1 poin, jika pemain pertama mencetak gol ke gawang lawan.
  2. Nilai 5 poin, Penalty try, jika pemain            memiliki score, tetapi ada pelanggaran dari lawan, berlaku tendangan pinalti.
  3. Nilai 2 poin, Conversion goal, ketika score      pemain tercipta hanya dalam sekali tendangan saja, ini juga berlaku dalam penalty try. Tendangan jauh ini disebut conversion kick. Conversion kick dapat juga berupa tempat menendang atau menjatuhkan tendangan.
  4. Nilai 3 poin, Penalty goal, jika nilai penalty goal seorang pemain tercipta yang merupakan tendangan gol dari tendangan pinalti.
  5. Nilai 3 pain, Dropped goal, jika score pemain ditentukan dari jatuhnya gol oleh karena tendangan gol dari sebuah tendangan jatuhan, sehingga satu tim mendapatkan sebuah tendangan bebas. Ini pun baru tercipta score setelah bola mati, atau setelah bola direbut pihak lawan, dapat juga bola direbut setelah dipantulkan atau posisi maul. Barulah free kick mendapat poin.
  6. Goal, Seorang pemain dapat mencetak gol dengan cara menendang bola sampai melewati pertahanan Iawan.

E. Sistem Pertandingan

Ada dua metode memulai kembali bermain setelah penghentian baik yang disebabkan oleh bola keluar dari batas atau karena pelanggaran undang-undang.

1. Line-Out

Jika bola pergi keluar batas, itu dihidupkan ulang dengan Line Out. Kedua tim membentuk garis tegak lurus terhadap touchline dan 1 meter (3 kaki) terpisah dari satu sama lain. Seorang pemain tim tidak bertanggung jawab atas bola keluar dari panggilan batas drama dan melempar bola ke udara dalam garis lurus di antara kedua saluran tersebut. Para pemain dari masing-masing tim dapat didukung di udara dengan rekan satu tim mereka saat mereka melompat ke merebut bola.

2. Scrum

Rugby pembentukan unik, pendahulu dari garis sepak bola Amerika latihan sepak bola, adalah metode yang digunakan untuk

memulai kembali permainan setelah wasit telah bersiul kecil pelanggaran hukum. Sebuah kelompok terikat pemain dari tim masing masing membentuk suatu “terowongan” dengan oposisi. Menyinggung non tim menempatkan bola ke dalam terowongan dengan menggulungnya ke tengah dan setiap tim mendorong maju sampai satu pemain mampu mengaitkan bola dengan kaki dan mendorong ke barisan belakang pemainnya/ timnya. Setengah scrum kemudian mengambil bola dan meletakkannya ke dalam bermain.

3. Offside Law

Mungkin salah satu aspek yang lebih menantang tentang rugby untuk pertama kalinya pengamat adalah hukum offside. Seperti sepak bola, yang garis offside terus menerus bergerak naik dan turun lapangan di rugby dan bervariasi sesuai dengan aspek bermain. Secara umum bermain, bola menciptakan garis offside dan pemain tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam bermain jika mereka berada di sisi tim lawan bola. Sekadar offside

bukanlah hukuman, tetapi berusaha untuk berpartisipasi dalam permainan dari posisi offside. Dalam line outs sebelumnya dibahas, garis garis offside adalah 10 meter di belakang di kedua sisi dari garis yang ditarik di lapangan dari tempat bola dilempar masuk. Pada offside scrum garis yang ditarik di lapangan maupun melalui kaki orang terakhir di masing-masing tim scrum.

4. Takles, Rucks, and Mauls

Pemain menguasai dan membawa bola dapat dihentikan dengan menjadi ditangani oleh tim lawan. Pemain ditangani sekitar pinggang, dan kaki, dan secara umum mungkin tidak dapat ditangani lebih tinggi. Sekali seorang pemain ditangani, bagaimanapun, bermain tidak berhenti. Pemain harus melepaskan bola dan roll jauh dari itu untuk mengizinkan pemain lain di kaki mereka memainkan bola.

Seorang pemain yang ditangani ke tanah harus berusaha membuat bola tersedia segera sehingga dapat terus bermain. Mendukung pemain dari kedua tim (satu dari masing masing tim) berkumpul di atas bola di tanah, mengikat satu sama lain dan usaha untuk mendorong ke belakang pemain Iawan dengan cara yang mirip dengan scrum. Situasi ini dikenal sebagai rakyat jelata.

Bola mungkin tidak dijemput oleh setiap pemain, sampai bola muncul dari rakyat jelata. Kerut berakhir dan bermain terus. Sebuah tim yang dapat mempertahankan kepemilikan setelah mengatasi kerut dan selanjutnya memiliki keuntungan besar, karena bentuk kerut garis offside. Garis offside ini adalah sama seperti dalam scrum dan semua orang harus kembali onsides untuk bergabung bermain. Ini membuka ruang ke tim penyerang yang dapat menggerakkan bola maju.

Sebuah maul dibentuk dengan pengumpulan serupa pemain, kecuali pemain menguasai bola tidak dibawa ke tanah (tidak diatasi) namun tertahan oleh lawan dan satunya/ pemain sendiri berkumpul di dia. Hal ini menciptakan garis offside melalui kaki pemain terakhir di setiap sisi. Pemain dari setiap tim harus mundur di belakang garis offside ini jika mereka ingin mengambil bagian dalam permainan berikutnya.

Daftar Pusataka

Sulistyowati, 2019. Mengenal Olahraga Rugby. Semarang, Mutiara Aksara

Cara Bermain Rugby

Golf adalah olahraga permainan yang dilakukan pada lapangan terbuka & umumnya sangat luas. Dalam olahraga golf, para pemain berkompetisi buat memasukkan bola pada sebuah lubang yang tersedia pada lapangan menggunakan jumlah pukulan seminimal mungkin. Cara memasukkan bolanya menggunakan menggunakan klab atau stik golf. Olahraga golf sanggup dimainkan secara perorangan atau tim.

Golf: Sejarah, Peralatan dan Sistem Peraturan
Golf

a. Sejarah Golf

Menurut sejarahnya, golf merupakan olahraga yang sudah ada sejak zaman dahulu. Abad ke-17, Belanda sudah mengenal permainan golf, jauh sebelum dimainkan orang Skotlandia. Kemudian, pada 26 Februari 1297 pada Belanda, permainan golf dimainkan di Kota Loenen aan de Vecht. Permainan golf ini memakai tongkat dan bola kulit. Pemenangnya ditentukan berdasarkan banyaknya bola yang tentang sasaran yang berada terpisah beberapa ratus meter. Selain itu, masih banyak lagi dokumen yg menceritakan permainan golf ini pada beberapa negara pada Eropa.

Akan tetapi dalam April 2005, Profesor Ling Hongling menurut Universitas Lanzhou sudah menemukan bukti baru bahwa golf sudah dimainkan pada Cina sekitar 500 tahun pada era Dinasti Tang Selatan, jauh sebelum golf dianggap-sebut sebagai olahraga berdasarkan Skotlandia.

Fakta-liputan memperlihatkan bahwa golf

terkini memang dikembangkan pada Skotlandia. Begitu juga dengan padang golf permanen dan sistem keanggotan klub golf pertama terdapat pada Skotlandia pada tahun 1672, meskipun Ratu Mary dari Skotlandia sudah bermain pada tahun 1567 pada Musselburgh Links. Negara Skotlandia jua adalah negara yg menulis peraturan pertama permainan golf & membuahkan padang golf 18 lubang.

Kemudian, permainan golf per tama kali dipertandingkan di Skotlandia & lalu menyebar ke lnggris dan ke seluruh dunia. Padang golf tertua ada di Skotlandia, bernama The Old Links, tepatnya pada Musselburgh Racecourse. Padang golf ini dianggap links karena posisinya berada pada tepi bahari yang berbukit bukit, berpasir, & menghubungkan daratan & samudera .

Di dalam olahraga golf, teknik berdiri sangat penting yang dikenal menggunakan nama stance. Teknik ini dilakukan tergantung dari tongkat yg dipakai. Untuk tongkat wedge jaraknya melebar dan nir lurus target. Posisi kaki kanan bergeser terus sinkron dengan panjang tongkat yg digunakan. Caranya, yaitu posisi tumit kaki kiri diam lurus dengan bola & kaki kanan mengatur jeda nyaman menggunakan jeda kedua kaki melebihi lebar bahu. Untuk driver, stance yg digunakan tegak lurus menggunakan sasaran dan jeda kaki selebar bahu.

Selain ke 2 kaki, dalam stance ini juga perlu diperhatikan posisi kepala lantaran tidak boleh bergerak ke belakang atau ke depan, begitu jua ke atas atau ke bawah. Hal tersebut bisa memengaruhi kontrol dalam pukulan karena kepala ibarat sentra menurut pukulan yang akan dilakukan.

Baca jua:

  • Sejarah ski : Teknik dasar, peralatan dan perlengkapan
  • Olahraga bowling: sejarah, teknik dasar, peralatan dan peraturan

b. Mengenal Grip/ Teknik memegang tongkat pemukul

Grip merupakan cara memegang tongkat pemukul. Grip bisa memengaruhi bagaimana pukulan itu sempurna dan dapat menerima nomor . Macam-macam grip merupakan interlocking telunjuk kiri dikaitkan dengan kelingking kanan, everlaping (kelingking kanan diletakkan di atas antara telunjuk dan jari tengah tangan kanan), & fullfinger (meletakkan semua jari dalam tongkat pemukul).

C. Peralatan dan Perlengkapan

Dalam pertandingan golf, peralatan yang paling utama adalah tongkat pemukul dan bola golf. Peralatan golf ini terus berkembang semenjak ada sampai Asosiasi Golf Amerika Serikat yang menentukan standar bola golf yang harus dipakai, yaitu ketika bola dipukul kecepatannya maksimal 76,2 meter per detik, memiliki diameter minimal 42,67 mm. Dan berat lebih dari 45,93 gram.

Peralatan golf

Bahan yang dipakai adalah karet padat yg dililit oleh benang karet mengeliling inti sebelum dibungkus oleh getah balata. Selain itu, bola golf berlapis polimer seperti syrlin supaya tahan lama dibandingkan dengan yg berlapis balata. Peralatan yg sepaket dengan bola golf merupakan tee yang digunakan ketika melakukan tee shot pada atas teeing ground.

Kemudian, tongkat pemukul golf juga mengalami perkembangan. Berawal dibentuk dari kayu hingga kini ini diproduksi dengan teknologi terkini, yaitu tangkai stik terbuat berdasarkan grafiti dan ketua stik menurut titanium yg ringan & kuat. Sehingga, kepala stik dapat dibentuk lebih akbar, akan tetapi nir berat. Sepatu yang digunakan adalah sepatu khusus dan sarung tangan.

Baca jua: Sejarah pajat tebing, teknik dasar, peralatan dan perlenngkapan

d. Sistem Peraturan

Dalam pertandingan golf, satu round terdiri atas 18 hole. Ada dua jenis permainan, yaitu stroke play & match play. Untuk pukulan pertama dilakukan pada teeing ground, kecuali pada pemain beregu yg memukul secara bergantian. Kemudian, pukulan berikutnya pada posisi bola mendarat terakhir. Dalam olahraga golf, bola masuk menggunakan jumlah pukulan sedikitlah yg diutamakan. Para pemain umumnya ditemani sang caddie yang bertugas membawa peralatan golf para pemain dan membantu menaruh saran pada pemain buat menyelesaikan suatu hole.

Pemberian skor pada olahraga golf ini tidak sinkron dengan olahraga lainnya karena pemenangnya adalah yang mempunyai skor yang sedikit, bahkan sampai minus. Selain itu, pemain bisa mencetak angka hole in one jika bisa memasukkan bola ke lubang berdasarkan teeing ground dalam satu kali pukulan.

Dalam golf, satu hole mempunyai 3, 4, atau 5 par yang jaraknya dipengaruhi dari teeing ground ke green. Hale yang ber-par 3 berjarak 100-250 yard (91-244 meter), ber-par 4 berjarak 251-476 yard (225-434 meter), dan ber par 5 berjarak lebih menurut 476 yard, tapi sanggup pula sejauh 600 yard (584 meter). Biasanya, jumlah hole terdapat 18 menggunakan jumlah pukulan 72 yang terdiri atas 4 hole ber-par tiga, 10 hole ber par 4, dan 4 hole ber par 5.

Baca jua: Olahrag bowling LENGKAP

Lapangan golf memiliki ukuran yang, sangat luas dan mempunyai poly lubang (hole). Tiap lubang berdiameter 108 mm dan dalamnya minimal 100 mm yang ditandai oleh sebuah bendera. Keadaan rumput buat di teeing ground wajib dirawat dengan baik, begitu pula rumput di fairway wajib dipotong pendek, sehingga mudah buat memukul bola. Rumput yang di rough lebih panjang, sehingga bola sulit dipukul. Setiap hole mempunyai rintangan berupa sungai, kolam, atau danau dan cekungan yg berisi pasir.

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Golf: Sejarah, Peralatan dan Sistem Peraturan

A. Sejarah

Permainan sepak takraw dapat dikatakan adalah penggabungan olahraga sepak bola dan voli yg membentuk ketangkasan & kebugaran pemainnya. Namun, olahraga ini dimainkan pada lapangan bulu tangkis. Salah satu aturan mainnya, pemain tidak boleh menyentuh bola menggunakan tangan.

Sepak Takraw merupakan permainan yg dari berdasarkan masyarakat Melayu, termasuk Indonesia. Kawasan Indonesia yang terkenal melaksanakan permainan ini menjadi acara hiburan rakyat adalah Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Permainan ini sudah dilakukan sejak masa kerajaan di Indonesia. Dahulu, selalu dilaksanakan saat program-program khusus kerajaan.

Sepak Takraw: Sejarah, Teknik dan Sistem Peraturan
Takraw

Meski olahraga ini telah popular semenjak dulu, namun secara resmi, sepak takraw pada Indonesia mulai berkembang sejak tahun 1970. Setahun lalu, lahirlah organisasi olahraga ini yg bernama Perserasi (Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia) perlu diketahui bahwa sepak takraw sebelumnya bernama sepak raga, waktu ini namanya sudah berganti sebagai PTSl (Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia).

Hingga ketika ini, meski telah sebagai galat satu cabang olahraga yang dipertandingkan secara nasional maupun internasional, sepak takraw masih kurang terkenal di kalangan rakyat generik. Hal ini dikarenakan permainan ini memiliki risiko cedera yang tinggi, sehingga dianggap permainan yang kasar. Seiring menggunakan perkembangannya, sepak takraw nir hanya dilakukan sang masyarakat Asia, tapi pula Eropa.

Baca jua:

  • Cara bermain olahraga rugby
  • Sejarah rugby dan perkembangannya di indonesia
  • Perlengkapan dan ukuran lapangan rugby

b. Teknik Dasar

Dalam melakukan permainan ini diharapkan teknik-teknik berikut.

  1. Sepak sila, merupakan teknik menendang bola dengan menggunakan kaki bagian dalam.
  2. Sepak kuda, merupakan teknik  mengamankan bola dari lawan dengan menggunakan punggung kaki. Teknik ini juga bermanfaat untuk mengambil bola rendah.
  3. Sepak cungkil, merupakan teknik mengambil bola dengan jari-jari kaki ketika bola berada pada posisi tinggi.
  4. Menapak, merupakan teknik melakukan smash dengan menggunakan telapak kaki.
  5. Mendada, memaha, membahu, merupakan teknik memainkan bola dengan dada, paha, atau bahu.

C. Peralatan & Perlengkapan

1. Bola pada sepak takraw terbuat berdasarkan rotan dengan ukuran keliling 41 hingga 43 cm.

2. Tiang & jaring dengan tinggi 5 kaki 1 inchi buat tiang, sedang lebar jaring 72 centimeter menggunakan panjang 6 meter.

3. Seragam tim.

Ukuran lapangan Takraw

d. Sistem Peraturan

a. Mempertandingkan 2 tim menggunakan jumlah anggota tim tiga orang.

B. Pertukaran tempat dilakukan sesudah masih ada satu tim mencapai skor 8.

C. Lstirahat diberikan 5 mnt sebelum pertandingan set terakhir dimulai.

D. Posisi pemain dua orang di depan & 1 orang pada belakang.

E. Pelanggaran terjadi apabila:

  1. Pemain berada di luar lingkaran,
  2. Pemain menginjak garis,
  3. Bola menyangkut pada jaring,
  4. Bola keluar lapangan,
  5. Memainkan bola lebih dari tiga kali berturut-turut,
  6. Memegang tiang jaring atau bangku wasit.
  7. Masuk ke lapangan lawan,
  8. Tekong tidak menyepak bola pada lambungan pertama.

F. Permainan dimenangkan buat tim yg berhasil meraih 15 poin nilai.

G. Permainan diawasi pelaksanaannya oleh wasit & hakim garis.

Itulah berita yg dapat tersaji pada artikel ini semonga artikel ini bermafaat bagi pembaca terima kasih

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Sepak Takraw: Sejarah, Teknik dan Sistem Peraturan

Olahraga kempo merupakan ilmu seni bela diri yg dari menurut Jepang menggunakan nama shorinji kempo. Shorinji kempo dari dari istilah sho yang berarti hutan, rin berarti bambu, ji berarti kuil, ken berarti aturan, dan kempo berarti jalan hayati.

Shorinji Kempo: Sejarah, Teknik Dasar Dan Perlengkapa
Kempo

a) Sejarah

Bela diri shorinji kempo diciptakan sang Doshin So pada tahun 1947. Bela diri ini dipraktekkan buat melatih dan mengembangkan diri para biksu. Anggapan bahwa kempo ini asal dari Cina tidaklah sahih sepenuhnya. Sebab dari catatan sejarahnya, kempo adalah ilmu bela diri yang dasarnya diambil menurut Dharma Taish sekitar tahun 550 SM, yg merupakan seorang pendeta dari Baramon, India. La kemudian pindah ke daratan Cina. Kemudian, beliau menetap pada kuil bernama Siau Liem Sie atau Shaolin pada Kwa Nam.

Dharma Taishi membawa ilmu bela diri India, yaitu indo-kempo yg kemudian dipraktikkan pada Cina dan mencampurkannya menggunakan ilmu bela diri Cina Kuno.

Setelah itu, ilmu bela diri kempo dipelajari menjadi kondisi calon pendeta dan sebagai ajaran kepercayaan . Tahun 1900-1901, terjadi perang antara masyarakat dan kolonialisme barat di Cina. Sehingga, poly korban berjatuhan & poly biksu yang meloloskan diri ke Negara Jepang, Taiwan, & Muangtai.

Biksu-biksu tersebut lalu mengajarkan seni beladiri tadi, sehingga terjadilah percampuran ilmu bela diri kempo dengan ilmu bela diri setempat. Di Thailand, kempo memengaruhi thai boxing. Di Jepang, memengaruhi karate. Lalu, seni bela diri lain bermunculan, misalnya jujutsu, aikido, dan judo.

Llmu seni bela diri shorinji kempo mulai berkembang pada Jepang setelah PD II oleh Doshin So. Pada 1928, Doshin So dikirim ke Cina buat ekspedisi. Tapi, di sana beliau malah melarikan diri dan bertemulah menggunakan rahib Budha. Kemudian, beliau tinggal pada kuil Siaw Liem Sie yang telah diperbaiki dan belajar shorinji kempo. Kemudian tahun 1945, sesudah pakar pada ilmu seni bela diri shorinji kempo, ia pulang ke Jepang dan berbagi ajaran tersebut. La mendirikan dojo (tempat latihan) di Shikoku, Kagawa, yang sekarang ini populer sebagai pusat shorinji kempo global. Dari situlah, olahraga kempo ini berkembang dan menjadi galat satu ilmu seni beladiri yg terkenal pada seluruh dunia & dinaungi oleh World Shorinji Kempo Organization (WSKO).

Dalam shorinji kempo yang diajarkan bahwa ilmu seni bela diri ini dapat mengayomi hati dan jiwa dengan rasa damai dan welas asih. Artinya, pada mana terdapat kekuatan harus ada kebijaksaan & kebijaksanaan harus disertai kebijaksanaan.

Baca juga: Pencak Silat Lengkap: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan, Peraturan dan Ukuran Lapangan

b) Teknik Dasar

Dalam shorinji kempo, ada lima syarat serangan atau dianggap menjadi atemi no go yosho. Serangan tidak akan efektif jika nir memenuhi lima unsur ini, yaitu kyu sho, ma ai, kaku do, shyoku do, dan kyojitsu.

Berikut penjelasannya:

  1. Kya sho (titik kelemahan), yaitu menghafal dan menemukan dengan cepat titik kelemahan lawan, apa lagi ketika badan sedang bergerak. Di dalam kempo, ada 138 titik kelemahan yang menjadi syarat untuk memasukkan serangan yang sempurna ke tempat titik kelemahan tersebut.
  2. Ma ai (jarak sasaran), yaitu menentukan jarak jangkau antara kita dengan lawan. Tujuannya agar lawan saat dipukul atau ditendang tepat sasarana Dan mencapai titik optimum dengan menggunakan kuda-kuda yang kuat. Jadi, ketika sudah menentukan jarak sasaran, maka perhitungkan gerakan pundak, pinggul, dan lain sebagainya agar jarak sasaran tersebut tidak lepas lagi.
  3. Kaku do (sudut sasaran), yaitu dapat mengefektifkan serangan dengan memerhatikan sudut serangan, sehingga tidak harus mematikan semua titik kelemahan dengan serangan yang sama. Contohnya, ketika melakukan serangan ke sui-getsu hanya efektif pada 10-15 derajat dan serangan yang lain berbeda juga sudut serangannya.
  4. Hyoku do (kecepatan serangan), yaitu mengatur kecepatan serangan karena semakin cepat serangan mencapai sasaran, maka semakin baik. Bukan berarti melakukan serangan dengan terburu-buru, tapi serangan yang cepat dan tepat sasaran. Otot-otot yang keras dapat dikalahkan dengan kecepatan serangan yang tepat pada titik kelemahan. Dengan memukul yang tepat sasaran tidak hanya melukai kulit luarnya saja, tapi dapat melukai jaringan-jaringan syaraf di dalamnya.
  5. Kyo jitsu (kebulatan tekad). yaitu membulatkan tekad dengan menyiapkan mental dan fisik secara lahir batin di dalam melakukan serangan agar serangan tersebut tidak sia-sia.

Selain itu, teknik dasar kempo adalah mengelak atau menangkis serangan terlebih dahulu, lalu membalasnya. Ketika diserang, maka mengelak saja atau cukup menekuk bagian badan versus dan menguncinya. Jika terpaksa, barulah lakukan penghancuran titik kelemahan versus menggunakan tendangan, sikutan, pukulan, atau sebagainya. Jadi, lahirlah ilmu goho (keras) & juho (lunak) yg harus dikuasai oleh setiap kenshi. Artinya, jangan mementingkan pukulan & tendangan saja, tapi bantingan dan lipatan-lipatan jua perlu diperhatikan.

Baca juga:Gulat Lengkap: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan, Peraturan dan Ukuran Lapangan

c) Peralatan & Perlengkapan

Pada olahraga seni bela diri kempo, peralatan yang digunakan adalah pakaian yang mempunyai bentuk sama dengan pakaian seni bela diri jepang lainnya seperti karate, judo, & lainnya. Dalam pertandingan, dibutuhkan do (epilog dada) yang terbuat menurut fiber glass dengan hands gloves (sarung tangan) yang mempunyai berat sekitar 10-12 ons. Pada indera-alat tadi, kenshi tidak boleh menambahkan alat-alat apa pun. Untuk kaki dan tangan tidak memakai bandage. Arena pertandingan kempo dilakukan sama misalnya ilmu bela diri lainnya, yaitu pada atas matras menggunakan ukuran 5 x 5 meter yg mempunyai empat garis yang terlihat jelas sebagai batas.

D) Peraturan Kempo

Pada pertandingan kempo, peraturan yg dimuntahkan oleh Word Shorinii Kempo (WOSKO) pertandingan dibagi 2. Yaitu randori (perkelahian bebas) yg dilaksanakan perorangan & beregu & embu (kerapian teknik/jurus-jurus kempo) yang dilakukan berpasangan dan beregu.

Pada randori beregu terdiri berdasarkan 6 orang pada dalam satu regu menggunakan sistem pertandingan satu lawan satu & yg bertanding hanya lima orang, sedangkan yang satu sebagai cadangan. Untuk embu, pertandingan dilakukan sang kenshi yg telah memenuhi syarat tingkat kempo. Waktu pertandingannya 1,5-dua mnt. Apabila ada kekurangan atau kelebihan ketika, maka dikurangi nilainya setiap 10 dtk 1,lima nomor dan apabila lebih berdasarkan tiga mnt akan didiskualifikasi.

E) Ukuran Lapangan

Hampir sama menggunakan seni bela diri lainnya, kempo dilaksanakan di arena yg dilapisi matras dengan ukuran lima x 5 meter. Di arena tadi, ada tempat garis batas yang harus jelas terlihat agar para kenshi mengetahui batas luar arena tanding.

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Shorinji Kempo: Sejarah, Teknik Dasar Dan Perlengkapa

Pencak silat merupakan cabang olahraga yg menggabungkan ilmu bela diri & seni, dan membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Olahraga ini pula merupakan warisan budaya bangsa yang sekarang sudah berkembang sampai ke kancah mancanegara.

Pencak silat ini lahir menjadi cara melindungi diri berdasarkan ancaman hal apapun yg berbahaya, terutama dalam masa nenek moyang yang sebagian besar hidup pada alam bebas.

Pencak Silat: Sejarah, Teknik, Peralatan Dan Sistem Peraturan
Pencak Silat

a. Sejarah

Tidak hanya di Indonesia, pencak silat pun diklaim lahir & berkembang pada rumpun Melayu dan beberapa negara Asia lainnya. Masing-masing memiliki nama sebutan menjadi karakteristik khas. Misalnya pada Negara Singapura, pencak silat dikenal menggunakan nama cekak, Fililpina populer dengan nama pasilat, dan pencak silat Malaysia dikenal dengan nama gayong.

Tidak ada yang memahami persis kapan tepatnya pencak Silat lahir. Lalu, bagaimana pencak silat ini berkembang? Olahraga bela diri ini berkembang melalui keterangan verbal ke ekspresi. Silat disebarkan melalui kisah atau legenda warga wilayah. Contohnya, di daerah Minangkabau yang disebut dengan nama silek.

Silek ini diciptakan dalam abad ke-11 oleh seorang datuk bernama Datuk Suri Diraja. Lalu,silek ini dibawa ke semua negara yg berada pada Asia Tenggara. Silat ini pula diadaptasi oleh poly film Indonesia, terutama film-film yg bertemakan cerita kolosal.

Olahraga pencak silat perlu dikembangkan dengan baik. Oleh karena itu, perlu didirikan organisasi buat mewadahi aktivitas ini. Maka dalam lepas 18 Mei 1948, didirikan lPSI atau lkatan Pencak Silat Indonesia & tercatat menjadi organisasi cabang olahraga pencak silat yang paling tua. Pada tahun 1980, sempurna dalam lepas 11 Maret, dibuat juga sebuah serikat silat yang dinamakan Persilat atau Persatuan Pencak Silat Antarbangsa. Persatuan ini didirikan sang empat negara bertetangga, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darusaalam.

Perkembangan yang maju pesat ini mengantarkan pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang olahraga internasional, seperti SEA Games. Ketenarannya nir hanya di lingkup Asia saja, melainkan negara lainnya di Eropa sudah poly membuahkan pencak silat menjadi galat satu cabang olahraga bela diri di negaranya, seperti Australia, Jerman, Amerika, dan Belanda.

Baca jua: Sejarah panjat tebing, teknik dasar dan peralatan dan perlengkapan

b. Teknik Dasar

Dalam pencak Silat, teknik dasar yg dipelajari terbagi atas beberapa perilaku, yaitu perilaku kuda-kuda, sikap kangkang, & perilaku berdiri tegak. Terdapat enam kuda-kuda dalam pencak silat, di antaranya adalah kuda-kuda depan, kuda-kuda belakang, kuda-kuda tengah, kuda-kuda samping, kuda-kuda silang depan, dan kuda-kuda silang belakang.

Pencak Silat

Terdapat empat perilaku pasang pada pencak silat yang dapat dipelajari sebagai bagian dari teknik dasarnya, pada antaranya adalah sikap pasang satu, 2, 3, & empat. Sikap pasang ini lebih menekankan dalam sikap berdiri tegak. Selain perilaku pasang. Pada pencak silat pula masih ada teknik dasar pola langkah, yaitu pola langkah lurus, pola langkah zig-zag, pola langkah ladam atau alfabet U, pola langkah segitiga, pola langkah huruf lima, & pola langkah segi empat.

Teknik dasar pukulan dalam pencak silat pun terdiri berdasarkan pukulan lurus, pukulan bandul, pukulan tegak, & pukulan melingkar. Teknik dasar menendang yang dapat dipelajari adalah tendangan lurus ke depan, tendangan melingkar, dan tendangan huruf T. Sementara teknis menangkis agresi versus juga terdiri berdasarkan tangkisan bawah, tangkisan atas, tangkisan pada, & tangkisan luar.

Baca jua:

  • Sejarah skateboard lengkap
  • Tarung derajat: sejarah, teknik dasar, peralatan, aturan dan arena

c. Peralatan dan Perlengkapan

Peralatan & perlengkapan yang diharapkan pada cabang olahraga pencak silat pada antaranya adalah busana , pengaman tubuh (body protect), & gelanggang atau arena yang dipakai untuk tempat berlatih & bertanding.

D. Sistem Peraturan

Peraturan yg diterapkan pada pertandingan pencak silat mencakup beberapa hal ketentuan bertanding, sebagai berikut:

  1. Pertandingan silat dilakukan oleh dua orang yang berhadapan sebagai lawan. Keduanya berhak melakukan pembelaan diri terhadap serangan dengan cara elakan dan tangkisan atau menangkis. Selain itu, berhak pula melakukan serangan pada lawan, pada tangan dan kaki, serta diperbolehkan melumpuhkan lawan dengan mengunci lawan.
  2. Pertandingan dilakukan dalam 3 babak, dengan waktu 2 menit dan waktu istirahat diberikan selama 1 menit setiap babaknya.
  3. Kemenangan ditentukan dengan perolehan skor terbanyak yang diberikan oleh wasit.
  4. Kemenangan dapat diraih jika lawan tidak dapat melanjutkan pertandingan yang dikarenakan sakit.
  5. Anggota tubuh yang diperbolehkan untuk diserang adalah dada, punggung, perut, pinggang kiri dan kanan, serta tungkai tangan dapat dijadikan target penyerangan.
  6. Penilaian dilakukan jika serangan yang dilancarkan kaki masuk pada sasaran, berhasil mengunci lawan, berhasil menjatuhkan lawan, dan tangkisan yang dilanjutkan dengan gerakan menyerang.

E. Ukuran dan Gambar Gelanggang

itulah penerangan tentang pencak silat, semoga artikel ini berguna dan menambah wawasan pembaca. Terima kasih

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Pencak Silat: Sejarah, Teknik, Peralatan Dan Sistem Peraturan

Olahraga wushu adalah ilmu seni bela diri yg dari menurut Cina yang mempunyai arti wu berarti ilmu perang dan shu berarti seni. Sehingga, wushu berarti seni bela diri. Wushu menilik seni, olahraga, kesehatan, beladiri, dan mental. Wushu merupakan olahraga ilmu bela diri yg sangat menarik. Saat belajar wushu, kita tidak hanya belajar bagaimana teknik bela diri atau melakukan hal-hal yg berkaitan dengan berbagai gerakan fisik saja, namun pula belajar mengontrol pikiran, mengolah pernapasan, belajar anatomi tubuh, bahkan belajar ramuan pengobatan.

Wushu: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan Dan Sistem Peraturan
Wushu

a. Sejarah Wushu

Menurut sejarahnya, wushu telah terdapat seiring dengan munculnya kebudayaan Tiongkok, sebagai akibatnya bisa dikatakan olahraga ini sangat tua. Pada 1949, pemerintah RRC mencoba mensosialisasikan kembali olahraga wushu menjadi seni bela diri tradisional Cina. Bentuk kompetisi terkini sebagaian akbar dibuat dari para sesepuh mereka yang ditunjuk oleh pemerintah. Setelah wushu sebagai olahraga internasional, terbentuklah International Wushu Federation (lWUF) yg memegang Kejuaran Dunia Wushu atau Wushu Championships setiap dua tahun sekali. Kejuaran wushu yang pertama diselenggarakan pada tahun 1991 yang dimenangkan oleh Yuan Wen Qing. Dalam pertandingan wushu, ada dua disiplin ilmu yang dipertandingkan, yaitu taolu (bentuk) dan sanda (perdebatan).

Kemudian, tahun 1958 pemerintah, Cina membangun All-Cina Wushu Association yang memayungi pembinaan seni beladiri. Sehingga, wushu mengalami perkembangan menurut gerakan hingga peraturan yg diterapkannya.

Baca pula:Sejarah pencat silat, teknik dasar, peralatan dan sistem peraturan

b. Teknik dasar wushu

Pelatihan wushu sejak awal perkembangannya dibagi sebagai dua jurus, yaitu kigong atau ilmu ketahanan fisik & waigong atau ilmu pernapasan. Untuk mempelajari ilmu waigon, umumnya dilengkapi dengan Iatihan mobilitas dasar yang menyerupai senam. Tetapi, hanya berupa gerakan baku yang harus dilakukan pada dalam senam, sehingga mudah dilakukan.

Teknik gerakan dasar wushu nir berat, tapi jua jangan dianggap sepele. Objek penempatan fisiknya dalam semua badan, dari kepala hingga kaki. Latihan wushu bisa diikuti sejak usia enam tahun hingga usia lanjut. Gerakan wushu itu komplet lantaran meliputi jalan, Iari, lompat, pukulan, tendangan, keseimbangan, salto, push up, dan lain sebagainya. Dalam seni bela diri wushu, terdapat 7 macam jurus standardisasi internasional (Wu Shu jing Sai Tao Lu) yang dipertandingkan pada kejuaran internasional. Ketujuh macam jurus tadi merupakan menjadi berikut:

  1. Tinju Utara (Chang Quan/ Long Fist]
  2. Tinju Selatan (Nan Quan/ Southhem Fist)
  3. Lurus Golok (Dao Su/ Broadsword Play]
  4. Jurus Pedang (Uian Su/ Sword Play)
  5. Lurus Toya (Gun Su/ StaffPIay)
  6. Jurus Tombak (Qiang Su/Spear Play)
  7. Lurus Tai Chi (Tai Chi Quan/ Shadow Boxing)

Dari jurus-jurus tadi, maka bisa disimpulkan bahwa bela diri wushu ini merupakan olahraga yg menarik buat disaksikan menjadi sebuah pertunjukan, seni bela diri, buat menjaga kesehatan, dan melatih mental serta kedisiplinan karena pada pada latihan wushu diperlukan usaha & kemauan yang keras buat mencapainya.

Baca Juga: Manfaat Olahraga Wushu bagi kesehatan

c. Peralatan & Perlengkapan

Peralatan dan perlengkapan yang digunakan pada pertandingan wushu adalah yang dahulunya berupa senjata misalnya golok, pedang, tombak, & lain sebagainya. Akan tetapi, sekarang alat-alat ini hanya sebagai seni bela diri wushu yang diperagakan dengan gerakan yang lincah dan latif. Pakaian wushu yang dipakai merupakan sandang khas seni bela diri wushu dengan model baju tradisional Cina,dilengkapi dengan sepatu spesifik wushu.

D. Sistem Peraturan

Dalam wushu, terdapat 2 ilmu yg dipertandingkan, yaitu taolu dan sanda. Taolu mempunyai batas waktu kompetitif berkisar 1 mnt dengan 20 dtk buat gaya eksternal dan lebih dari 5 mnt buat gaya internal. Teknik udara yang dipakai adalah putaran lebih kurang 540 dan 720 derajat. Bahkan, ada yang hingga 900 derajat buat melompat dan tendangannya. Sehingga, gerakannya dicermati lebih indah dan lebih sulit. Untuk kompetensi sanda seringkali dipertandingkan menggunakan taolu.

Pada kompetensi pertarungan, atlet wushu boleh menggunakan metode menyerang dan menangkis menggunakan memakai teknik masing-masing yg diajarkan sang genre wushu. Kemudian, atlet dilarang menyerang menggunakan ketua, sikut, lutut, atau mematahkan persendian versus. Dilarang membanting versus dengan mengarahkan ketua atau sengaja menekan ketua ke lantai.

Atlet wushu pula dihentikan menyerang bagian kepala lawan waktu lawan terjatuh ke lantai dengan teknik apa pun.

Dalam perolehan poin,atlet mendapatkan poin dua jika versus terjatuh pada luar arena, versus terjatuh & atlet tetap berdiri, menendang bagian tubuh atau ketua, menjatuhkan lawan dengan teknik jatuhan dan segera berdiri, versus mendapatkan hitungan serangan yg sah, & versus mendapatkan peringatan.

Perolehan satu poin didapat atlet apabila memukul tubuh atau memukul dan menendang ketua lawan, terjatuh bersamaan dengan versus terjatuh ke belakang, menjatuhkan lawan dengan teknik jatuhan & nir berdiri lagi, ketika diperintah menyerang lawan nir melakukan agresi sampai titik, lawan menjatuhkan diri dengan sengaja & tidak berdiri lagi sampai 3 dtk, & versus mendapatkan teguran.

Untuk poin 0 diperoleh bila atlet menggunakan teknik yang tidak kentara, ke 2 pemain terjatuh di arena atau di luar arena secara bersamaan, lawan terjatuh saat akan menyerang, dan memukul lawan dalam keadaan berangkulan.

Baca pula: Shorinji kempo: sejarah, teknik dasar, peralatan, ukuran arena dan aturan

e. Ukuran dan Gamble Arena

Pertandingan wushu umumnya dilaksanakan di sebuah arena yang umumnya dilapisi sang matras seperti dalam olahraga senam. Untuk pertandingan tarung atau hubungan fisik mempunyai berukuran matras yang telah diatur sedemikian rupa menggunakan batas-batas tertentu yg umumnya berukuran 100 x 100 meter.

Wushu: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan Dan Sistem Peraturan
Arena wushu

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca & menambah wawasan anda tentang wushu. Terima kasih

Baca pula:

  • Anggar Lengkap: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan, Peraturan dan Ukuran Lapangan
  • Semua Tentang Atletik: Lari jarak Pendek, Menengah, Jarak jauh, lempar lembing,lompat galah dan lempar cakram

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Wushu: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan Dan Sistem Peraturan

Bowling termasuk keliru satu jenis olahraga permainan yang dilakukan menggunakan menggelindingkan bola bowling menuju lintasan lurus buat menjatuhkan pin sebanyak mungkin.

Jumlah pin yg dipasang terdapat sepuluh buah & sudah disusun hingga membangun segitiga, apabila dipandang dari atas.

A. Sejarah

Olahraga bowling merupakan galat satu olahraga tua karena sudah dikenal kurang lebih tujuh ribu tahun yang kemudian dengan bukti ditemukannya lukisan pada dalam kuburan-kuburan tua Mesir Kuno. Selain itu, bowling jua telah ada dalam zaman Romawi, Phuncia, dan Kasthago. Tapi, belum terdapat bukti yang tersedia. Tetapi, warga di daerah Alpine, ltalia, tak jarang memainkan sebuah permainan sejenis bowling bernama bocce pada masa kekuasaan Julius Caesar.

Kemudian abad ke-14, di Inggris, bowling mulai dikenal. Tapi sayangnya, menerima tentangan menurut Raja Edward lII menggunakan mengeluarkan undang-undang untuk menghentikan bowling. Pada 1455, bowling mulai dimainkan pada sasana beratap, yg semula dimainkan pada lapangan.

Permainan bowling ini semakain berkembang pada lrlandia, Skotlandia, & Amerika Serikat kurang lebih tahun1600-an yang dibawa oleh orang Belanda. Pada 1895, dibentuk organisasi bowling pada Amerika bernama American Boeling Congress. Mulailah permainan ini menyebar ke Benua Eropa dan tahun 1960-an masuk ke Asia, misalnya Jepang, Filipina, Muangtai, Singapura, & Indonesia tahun 1970.

Baca juga: SKI: sejarah, teknik dasar, peralatan dan perlengkapan

b. Teknik Dasar

Dalam olahraga bowling, terdapat teknik-teknik dasar yang harus dikuasai. Untuk stright ball atau bola lurus wajib memerhatikan posisi jempol ketika memegang bola. Posisi berdiri buat ancang-ancang, biasa saja menggunakan mengatur bahu sama tinggi. Pusatkan berat badan pada kaki kiri buat menyeimbangi berat bola. Ketika melangkah, tumit kiri usahakan jatuh lebih dahulu.

Sementara posisi bola berada pada pinggang atau setinggi bahu, yg membedakannya merupakan kecepatan ayunan. Posisi bola di pinggang diklaim oush away, yaitu langkah pertama bersamaan dengan mendorong bola ke depan. Posisi bola pada atas bahu diklaim drop away, yaitu selesainya langkah pertama bola segera dijatuhkan ke bawah.

Perlu diingat bahwa saat mengayunkan bola, nir memakai tenaga, tapi ikuti gaya gravitasi. Sebab apabila memakai tenaga, ayunan yg dihasilkan nir konsisten, baik kecepatan bola atau arah bola.

Tenik dasar melangkah dalam olahraga bowling terbagi sebagai 4.

Antara lain sebagai Berkut:

  1. Langkah pertama harus dilakukan bersamaan dengan mendorong bola ke depan, jaraknya 2 cm 10 cm depan kaki dan biarkan bola turun dengan ayunan mengikuti gravitasi bumi.
  2. Langkah kedua dibarengi tepat ketika bola terletak di titik gravitasi terendah.
  3. Langkah yang ketiga tepat ketika back swing berada di puncak.
  4. Langkah terakhir ketika bola dilepas dari tangan atau release dengan membiarkan ayunan tangan sampai sisi kuping dan jangan berhenti mendadak ketika bola Iepas dari tangan, tapi harus meneruskan ayunan sampai telapak tangan memegang kuping.

Baca juga:

  • Sejarah rugby dan perkembangannya di indonesia
  • Peralatan dan lapangan olahraga rugby

c. Peralatan dan Perlengkapan

Dalam permainan bowling, pemain wajib menggunakan sepatu spesifik yg pada bagian bawahnya terdapat pelapis sol kulit. Hal ini supaya waktu melangkah buat melempar bola, tidak licin. Kemudian, buat bola bowling yg dilemparkan membidik pin-pin memiliki berukuran berat yang bhineka. Bola bowling memiliki angka 8-16 menggunakan berat 8-16 pon atau tiga,6 kg-7,dua kg. Pada

Peralatan Bowling

bola bowling, terdapat 3 lubang buat meletakkan jari-jari, yaitu jari jempol, jari tengah, & jari manis. Untuk area permainan bowling ini mempunyai panjang 60 feet atau 18,28 meter.

D. Sistem Peraturan

Sistem peraturan pada olahraga bowling adalah pemain menerima 10 frame pada setiap game. Setiap frame mendapatkan kesempatan main 2 kali. Pada setiap permainan, pemain wajib sebanyak-banyaknya menjatuhkan pin. Pemain yg berhasil menjatuhkan seluruh pin pada kesempatan pertama dianggap strike.

Akan namun, apabila kesempatan pertama nir berhasil menjatuhkan seluruh pin, maka ada kesempatan kedua buat menjatuhkan pin yg tersisa. Pemain yang berhasil menjatuhkan seluruh pin pada kesempatan ke 2 diklaim spare. Jika pada kesempatan kedua terdapat pin yg tidak jatuh diklaim open frame (missed) yang dapat memengaruhi perhitungan angka di dalam setiap game-nya.

Setelah itu,pin akan disusun pulang seperti semula buat frame selanjutnya. Setiap pemain mempunyai kesempatan 2 kali lemparan. Untuk pemain dalam frame ke-10 (final frame) menerima spare, maka pemain menerima bonus melempar bola buat menerima nilai tambahan. Apabila pemain melakukan strike 3 kali berturut-turut diklaim turkey.

Pada setiap game, skor tertinggi adalah 300 yg diklaim sebagai perfect game. Untuk setiap frame akan mendapatkan tambahan angka berdasarkan 2 lemparan selanjutnya, sedangkan dalam spare hanya menerima tambahan angka satu buat lemparan selanjutnya.

Baca juga: Panjat tebing: sejarah, teknik, peralatan dan perlengkapan

e. Ukuran & Gambar Lapangan

Untuk area yang dipakai bermain bowling dianggap sebagai bowling line yang terbuat berdasarkan papan kayu yang telah diberi semacam was supaya licin dengan panjang lintasan 60 feet atau 18,28 meter. Di atas line, lebih kurang 15 feet berdasarkan tempat melempar, ada panah petunjuk buat mengarahkan bola yg akan digelindingkan sesuai cita-cita. Di sebelah kanan line, ada gutters yang posisinya lebih rendah dari line seperti got.

Itulah penerangan tentang olahraga bowling, semoga Tulisan ini berguna bagi pembaca. Terima Kasih

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Olahraga Bowling: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan Dan Peraturan

Tulisan ini Akan membahas mengenai Tarung Derajat, mulai Dari sejarah, teknik Dasar, alat-alat, peraturan Dan lapangan atau arena.

Tarung derajat merupakan cabang olahraga seni beladiri yg berasal berdasarkan Indonesia. Olahraga ini diciptakan oleh Achmad Dradjat, yg sekarang populer menggunakan sebutan Aa Boxer.

Tarung Derajat: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan Dan Peraturan
Tarung Derajat

a. Sejarah

Bela diri tarung derajat berhasil diciptakan dari pengalaman penciptanya bertarung di jalanan, tepatnya pada tempat Bandung. Olahraga ini sekarang nir hanya sebagai seni bela diri yang hanya bisa dilakukan sekumpulan orang saja.

Akan tetapi, kini telah masuk dalam daftar cabang olahraga nasional, di mana dipertandingkan pada kejuaraan nasional. Seperti PON (Pekan Olahraga Nasional). Tarung derajat juga diperkenalkan pada ajang olahraga tingkat Asia, misalnya SEA Games.

Olahraga seni beladiri ini menekankan dalam agresivitas gerakan menyerang, misalnya teknik memukul & menendang. Selain berdasarkan ke 2 teknik tadi, juga terdapat teknik lainnya, misalnya mengunci, membanting, & sapuan kaki. Pelaku olahraga tarung derajat ini disebut petarung, sedangkan tarung derajatnya sendiri dikenal menggunakan nama boxer.

Baca juga: Pencak silat: sejarah, teknik dasar, peralatan, aturan dan arena

b. Teknik Dasar

Seperti halnya cabang olahraga lainnya, sebelum berlatih perlu diawali menggunakan gerakan pemanasan & peregangan. Hal ini bertujuan menyiapkan badan, sehingga siap mendapat pelatihan dan tidak akan kaku pada waktu melakukan teknik gerakan.

Teknik dasar gerakan yang dilatih pada antaranya merupakan sikap dasar, teknik dasar gerakan tangan (siaga di loka), teknik dasar gerakan tangan (siaga silang), teknik dasar gerakan kaki (menendang), & teknik mobilitas langkah dasar.

C. Peralatan & Perlengkapan

Peralatan pada olahraga tarung derajat dibedakan menjadi dua, yaitu peralatan petarung putra dan petarung putri. Peralatan yg dibutuhkan petarung putra adalah pelindung selangkangan, pelindung gigi, pelindung badan, pelindung ketua, dan pelindung kepala.

Sementara alat-alat yg diharapkan petarung putri adalah pelindung ketua, pelindung badan, pelindung gigi, pelindung selangkangan, & pelindung bagian tangan. Petarung yang nir melengkapi peralatannya akan menerima peringatan dari hakim pertandingan dan dapat mengakibatkan sangat fatal, yaitu dinyatakan kalah.

Baca juga: Wushu: sejarah, teknik dasar, peralatan, aturan dan arena

d. Sistem Peraturan

Dalam pertandingan tarung derajat, terdapat beberapa ketentuan mengenai kemenangan yang diperoleh petarung pada garis akbar, pada antaranya menang angka, menang karena lawan mengundurkan diri, menang lantaran wasit menghentikan pertarungan, menang lantaran lawan didiskualifikasi, & menang karena roboh.

Sistem evaluasi tarung derajat memiliki beberapa ketentuan bagi nomor tarung bebas putra, pada antaranya serangan dengan menggunakan kaki ke arah muka atau ketua diberikan nilai tiga, agresi kaki ke arah badan diberikan nilai dua, agresi dengan kaki sampai versus roboh diberikan nilai 4.

Penilaian yg diberikan buat agresi menggunakan memakai tangan yang diarahkan ke kepala akan diberikan nilai dua, agresi tangan ke arah badan akan diberikan nilai 1, & serangan menggunakan memakai tangan yang diarahkan pada versus hingga roboh akan diberikan nilai tiga. Penilaian khusus akan diberikan dalam agresivitas & sportivitas yg tinggi.

E. Ukuran & Gambar Arena

Pertandingan tarung derajat dilakukan pada atas sebuah matras yang terbuat dari karet menggunakan ketebalan 1,5 cm, berukuran panjang 12 meter, & lebar 12 meter. Pada bagian tengah matras dipakai tempat bertarung, yaitu ukuran 8 meter x 8 meter. Arena juga dikelilingi lapisan kedua menggunakan ukuran 10 meter x 10 meter & lapisan ketiga ukuran 12 meter x 12 meter.

Itulah warta yg bisa disajikan dalam artikel ini semoga tulisa ini berguna, & menambah wawasan pembaca. Terima kasih

Daftar Pustaka

Mikanda Rahmani, 2014. Buku super lengkap olahraga. Jakarta timur, Dunia cerdas

Tarung Derajat: Sejarah, Teknik Dasar, Peralatan Dan Peraturan